Warga Tulungagung Dideportasi, Diduga Terlibat Jaringan ISIS

Tulungagung – Delapan WNI salah satunya adalah Warga Tulungagung di duga terlibat jaringan ISIS di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno – Hatta Jakarta yang menggunakan pesawat Turkish Airlines dipulangkan.

Deportasi WNI kali ini merupakan yg pertama sejak Januari tahun 2018, sebelumnya pengiriman deportan terakhir dilakukan pada Desember 2017.

Diduga bahwa deportan tersebut terkait dengan jaringan ISIS/FTF. Namun tidak/belum ditemukan informasi yg dapat menjelaskan lebih lanjut.

Salah satu deportan adalah I-N, (23) Mahasiswa Universitas IAIN Tulungagung alamat warga Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung. Selain I-N, petugas juga mendeportase tujuh orang lainya diantaranya, F-T (48), NKA (2), HM (12), H-A (8), AJ (21) WND (35) QAM (23).

Sementara itu pihak kampus Institut Agama Islam Negeri Tulungagung memebenarkan jika IN pernah terdaftar sebagai mahasiswa IAIN Tulungagung.

“Mahasiswa tersebut mulai satu tahun yang lalu sudah tidak aktif, dia sudah tidak aktif pada semester enam,” jelas M. Abdul Azis Wakil Rektor Bidang Akademik & Pengembangan Lembaga IAIN Tulungagung.

Kini kedelapan warga Tulungagung masih diamankan oleh TIM densus 88 Mabes Polri, untuk pemeriksaan lebih lanjut. (Danu)