Tak Bisa Kendalikan Kuda, Wisatawan Hutan Pinus Gogoniti Tewas Terseret Kuda

Iilustrasi : Kuda Sewaan Wisata Hutan Pinus Gogoniti di Desa Kemirigede, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar.

Blitar – Nasib naas dialami Dia Rahmawati (19), warga Donomulyo, Kabupaten Malang, wisatawan Wisata Hutan Pinus Gogoniti di Desa Kemirigede, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, tewas Karena kuda sewaan mengamuk dan menewaskan satu wisatawan yang sedang menunggang.

Saat itu korban menyewa kuda wisata yang ada di sekitar lokasi. Kuda tersebut milik masyarakat yang disewakan bagi para wisatawan.

“Pekatik atau pawang kuda awalnya mendampingi, lalu kemudian korban meminta untuk melepaskan karena mengaku sudah terbiasa memelihara kuda di rumahnya,” kata Kasatreskrim Polres Blitar AKP Rifaldy Hangga Putra.

Awalnya semua biasa saja. Korban menunggangi kuda dan berjalan mengitari area wisata. Peristiwa itu dimulai ketika korban menurun bukit menuju parkir kuda. Secara mendadak kuda mengamuk dan berlari liar. Saking kencangnya kuda berlari, pawang tak bisa mengejar. Dan hampir sekitar 50 meter korban terseret dari kuda kesayangan ketua pengelola wisata Gogoniti, Acen, itu.

Pawang kuda yang melihat insiden ini kemudian berteriak pada korban untuk menarik tali kendali. Diduga terlanjur panik, Korban tak mendengar arahan pawang kuda.

Korban pun terpelanting ke kanan dan terseret di medan bebatuan sejauh 50 meter. Pawang kuda mencoba menghadang dan berusaha menggapai tali kendali, namun sang pawang juga terseret.

“Pekatik sempat berteriak ‘pekak kendaline’. Kuda tetap mengamuk. Saat dihadang, Pekatik berusaha meraih tali kendali, namun kekuatan kuda yang berlari membuat sang pawang atau Pekatik ini terseret juga,” kata dia.

Akibat insiden ini, Dia Rahmawati meninggal di lokasi kejadian. Tubuhnya berlumuran darah dan di bawa ke RSUD Ngudi Waluyo Kabupaten Blitar. Sementara sang pawang Menderita luka di beberapa bagian tubuhnya.

Tinggalkan Balasan