Sosialisasi DPS, KPU Desak Dispenduk Capil Kroscek 21 Ribu Pemilih Tak Ber E-KTP

Tulungagung – Coklit yang telah di lakukan KPU Tulungagung sudah selesai beberapa waktu lalu, hasil coklit tersebut kemudian di olah kpu Tulungagung menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS). Dari coklit kemarin oleh KPU Tulungagung di tetapkan sebanyak 852.116 warga Tulungagung yang masuk DPS, dalam pemilihan Gubernur dan Wakil ubernur Jawa Timur serta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung 2018.

DPS ini di dapat dari total pemilih di mutakhirkan jadi 905,672 di tambah pemilih baru 56.780, dan di kurangi pemilih tidak memenuhi syarat sebanyak 110.336 orang.
Setelah penetapan daftar pemilih sementara ini, KPI Tulungagung kemudian malakukan sosialisasi terhadap elemen yang menjadi pendukung pelaksanaan Pilkada ini, diantaranya pemerintah kabupaten yang di wakili oleh kepala dinas Kependudukan dan Catatan sipil Muchamad Justi taufik, dari panwaslu, akademisi, tim sukses paslon gubernur dan paslon bupati, serta PPK dan PPS.

Sementara itu, dalam coklit yang telah di lakukan oleh KPU Tulungagung, ditemukan sebanyak 21.000 pemilih yang berpotensi tidak memiliki KTP elektronik. Ketua KPU Tulungagung Suprihno, meminta kepada Dispenduk Capil, untuk melakukan pengecekan terhadap puluhan ribu pemilih yang di sinyalir belum memiliki KTP elektronik ini.

Pasalnya bila tidak memilik ktp elektronik maka mereka tidak akan bisa menyalurkan hak pilihnya. ” akan kita minta dispenduk capil untuk mengecek puluhan ribu warga yang belum KTP elktronik ini ” kata Suprihno.

Salinan DPS ini nantinya akan di sosialisasikan dengan di tempel di balaidesa-balaidesa, atau langsung bisa si lihat di webside KPU Tulungagung, http://dpt.kpu-tulungagungkab.go.id.

Kepala dinas kependudukan dan catatan sipil kbupaten Tulungagung Muchamad Justi taufik sendiri mengatakan akan segera melakukan pengecekan data yang di temukan KPU dalam coklit tersebut dan dirinya menjamin sebelum pelaksanaan pilkada nanti semua warga Tulungagung yang telah memiliki hak pilih sudah akan memiliki ktp elektrinik. “Saya menjamin semua warga yang memiliki hak pilih, akan mendapat ktp elektronik sebelum pilkada di gelar ” terang Justi.

Menurut Justi taufik, dari data yang dimiliki oleh dinas kependudukan dan catatan sipil, jumlah seluruh penduduk kabupaten Tulungagung sebanyak 1.100.817, yang wajib melakukan perekaman ktp elektronik sebanyak 851.291, namun yang telah melakukan perekaman ktp elektronik sebanyak 861.570. Yanh masih proses penunggalan data di kecmatan sebnyak 1.724, orang yang sudah rekam ktp dan siap cetak 8.119, yang masih Surat keterangan 91.511, dan yang telah memiliki ktp elektrinik sebanyak 791.136 atau sebanyak 92,93 % dari seluruh warga yang wajib memiliki ktp elektronik. (Bondan)

Tinggalkan Balasan