Siswa Kursus Mengemudi Hantam Kereta Api Gajayana di Pelrintasan Tanpa Palang Pintu

Blitar – Diduga karena panik saat melintasi perlintasan kereta api tanpa palang puntu, mobil Nopol Ag 1642 Sf tertabrak kereta api Gajayana jurusan Jakarta-Malang di di Kelurahan Ngegong, Kecamatan Sananwetan Kota Blitar.

Kondisi mobil bagian depan hancur dan berserakan, petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan pengecekan terhadap bangkai mobil.

Slamet salah satu warga yang melihat menceritakan, awalnya mobil melaju dari arah selatan ke utara, saat berada melintasi di perlitasan kereta api pengemudi tidak menyadarai kedatangan kereta api karena sirene mati.

“Pengemudi sepertinya grogi, mobil langsung dihantam kereta,” jelas Slamet Heri Sujipto

Petugas juga melihat ke dalam mobil dan mengecek gigi perseneling untuk memastikan penyebab kecelakaan.

“Dari hasil pemeriksaan, petugas menyatakan jika pengemudi yang merupakan siswa kursus belajar mengemudi tersebut panik saat melintas perlintasan tanpa palang pintu. Terbukti gigi perseneling berada di gigi empat padahal lokasi agak menanjak,” tutur Ipda Datuk Setiawan Panit Lantas Polsek Sananwetan.

Akibat kecelakaan ini, dua pengemudi mobil yakni Wahyu Imam warga Desa Pulerejo Kecamatan Bakung Kabupaten blitar dan instruktur dari kursus majapahit jalan kalimantan Ivan Bastian warga kabupaten kediri langsung dibawa ke Rumah Sakit. Keduanya mengalami luka yang cukup serius. (Moch.Asrofi)