Sidak Limbah Sapi Grennfield Di Blitar , DPRD Jatim Sebut Izin Tidak Lengkap

Blitar, JTVMataraman.com : Kasus dugaan pencemaran limbah ternak sapi PT Greenfield di Desa Ngadirenggo Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar memgundang perhatian serius komisi D DPRD provinsi Jawa Timur.
Kemarin siang, Komisi D DPRD Jawa timur menggelar inspeksi mendadak ke perusahaan ternak sapi perusahaan modal asing tersebut. Dalam sidaknya komisi D yang didampingi Dinas lingkungan hidup provinsi Jawa Timur meminta penjelasan kepada manajemen perusahaan terakit dengan pengelolaan limbah serta perizinan.

Kepada komisi D, manajemen Greendfield menyampaikan ada beberpa perizinan yang belum lengkap masih dalam proses pengajuan Seperti diantaranya izin pemanfaatan limbah cair (IPLC) serta masih akan mengajukan dokumen evaluasi lingkungan hidup (D-E-L- H ) ke Kementrian Lingkungan Hidup Jakarta.

Sementara itu, Guntur Wahono anggota komisi D DPRD Jawa timur sangat menyayangkan tidak segera diurusnya kelengkapan perizinan PT greendfield yang merupakan perusahaan besar. Karena itu pihaknya meminta greendfield segera melengkapi perizinan Serta memperbaiki sisitem pengolahan dan pemanfaatan limbah ternak agar tidak mencemari lingkungan.

Sementara itu Heru Head of Dairy Farm Indonesia PT Greenfields Indonesia Heru Prabowo mengatakan pihaknya saat tengah mempersiapkan berbagai persyaratan untuk melengkapi semua dokumen perizinan baik IPLC dan Dukumen lainnya.

Kasus dugaan pencemaran limbah ternak sapi greenfield yang meresahkan masyarakat ini sudah tiga kali mendapat teguran dari Bupati Blitar Rini Syarifah, bahkan Pemerintah Daerah berencana akan menutup perusahaan ternak sapi tersebut, Namun demikian hingga saat ini belum ada tindakan nyata.(as)