Sengketa Lahan Masjid, Warga Dilapokan Kepolisi Pengrusakan

Petugas Kepolisian Mealkuakan Identifikasi Ke Masjid Sunan Ampel Yang Di Desa Tiudan Kecamatan Gondang. Foto : danu

Tulungagung – Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Tulungagung dan Inafis mendatangi masjid sunan ampel yang di Desa Tiudan Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung. Rabu siang (14/03).

Kedatangan polisi tersebut untuk menanggapi laporan salah satu takmir Masjid Sunan Ampel yang melaporkan atas dugaan perusakan pagar masjid oleh warga. Petugas SPKT Polres Tulungagung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, serta melihat kondisi pagar masjid. dalam laporan disebutkan jika engsel pintu pagar dalam kondisi rusak namun saat petugas datang sudah dilas kembali oleh pihak takmir masjid.

Aiptu Sudarsono menjelaskan di lokasi polisi juga meminta keterangan dari saksi yakni 2 orang tukang las yang akan melakukan perbaikan dengan mengelas pagar yang rusak. “ya mendatangi lokasi ini yang kami lakukan setelah mendapat laporan, untuk mendapatkan informasi dari saksi di lokasi kejadian” terangnya.

Suwarno keputusannya untuk membuka dan menutup pintu pagar tersebut bukan tanpa alasan, sebab sejak setahun terakhir ini dirinya bersama beberapa petani lain merasa terganggu dengan adanya pintu pagar dibangun dijalan desa dan satu satunya akses keluar masuk petani yang ingin menuju ke sawahnya. “Ya memang saya yang melakukan itu, saya yang membuka dan menutup pagar itu, soalnya setiap hari itu dijadikan akses oleh petani untuk menggarap sawah mereka yang letaknya dibelakang masjid” terangnya. (Danu)