Rumah di Jombang Tidak Memiliki Akses Jalan, Ini Alasanya

Jombang – Persoalan akses jalan ternyata tidak hanya dirasakan Eko Purnomo yang sempat viral. Di Jombang, rumah Pasutri sejak bulan Febuari juga mengalami kesulitan akses jalan. Sebab tepat di depan pintu rumahnya dibangun tembok pagar oleh tetangganya sendiri.

Adalah rumah milik Abdul Karim dan Siti Khodijah, Warga Desa Sudimoro, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang. Rumah ini tidak memiliki akses jalan keluar-masuk, karena tertutup bangunan tembok pagar tetangganya.

Tembok sepanjang lima meter dengan tinggi satu meter berdiri kokoh tepat di depan rumah Khodijah. Untuk keluar masuk rumah itu, Khodijah terpaksa melewati jalur sempit, atau terpaksa melompati tembok pagar.

Kesulitan ini harus dilakukan karena tidak ada akses jalan untuk keluar rumahnya. Tembok pagar ini dibangun tetangga Khodijah pada bulan Februari 2018 lalu. Tetangganya Seger mengklaim tanah di depan rumah Khodijah masih miliknya.  Akibat kesulitan akses tersebut, Khodijah akhirnya harus menjebol tembok milik saudaranya yang masih dalam satu bangunan.  “Pintu darurat ini kami gunakan sebagai akses keluar masuk rumah,” kata Khodijah.

Sementara itu Seger tetangga Khodijah yang membangun tembok mengaku sakit hati. Sejumlah aktifitas yang dilakukannya ternyata memicu perselisihan sehingga pihaknya membangun tembok tersebut.

Kasus perselisihan ini sudah masuk ke desa dan berujung gugatan perdata. Kini dua tetangga yang seharusnya menjadi seperti keluarga ini harus duduk di pengadilan untuk menyelesaikan perselisihan. (Saiful)

 

Tinggalkan Balasan