Ribuan Siswa TK dan RA Blitar IKuti Manasik Haji

Blitrar – Ribuan siswa siswi Taman Kanak Kanak dan Roudhotul Atfhal se Kab.Blitar mengikuti manasik haji yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Roudhotul Atfhal Kabupaten Blitar, kamis ( 23/8/2018).
Kegiatan yang dilaksanakan bertepatan pada hari tasyrik pertama 1439 hijriyah ini dipusatkan di Lapangan Batalyon Infantri 511 Blitar diikuti sejumlah 3.325 siswa.
Kegiatan ini melibatkan 485 pendamping peserta yang berjumlah 485.

“Manasik haji ini merupqkan wujud satu aplikasi kurikulum untuk penerapan dan kebiasaan rukun islam yang ke lima bagi anak didik” Kata Vera Viorita Vitsuroya, S.E., S.AU kepada media. Kegiatan ini dilakukan mulai pagi pukul 06.00 sampai 11.00 siang. Dari 120 lembaga yang ada tidak semua peserta ikut terutama kelas B/nol besar. Ada 35 panitia secara keseluruhan diambil dari beberapa lembaga RA atau TK yang ada. Dalam kegiatan manasik haji anak tahun ini, panitia membutuhkan 1 bulan untuk mempersiapkan kegiatan yang cukup meriah tersebut.
Pelaksanaan manasik haji anak tahun ini sebagai imam M. Said Dimiyati dari RA Al-Azhar Bening serta Azam Aprilio Putra Erdianto dari RA Darussalam Cangkring-Ponggok) sebagai muadzin dalam manasik haji anak. Kegiatan manasik haji anak se kabupaten blitar diawali dengan mengambil miqot lalu dilanjutkan menuju ke arofah. di arofah di siapkan tenda kira-kira sepanjang 200 meter supaya anak tidak kepanasan.

Setelah itu menuju ke muzdalifah, panitia juga menyiapkan tenda untuk anak-anak dalam melaksanakan matib dan sekaligus mencari batu atau kerikil. Akan tetapi batunya sudah disiapkan dari masing masing lembaga dan jumlahnya hanya 3 , setelah dari muzdhalifah anak-anak melanjutkan menuju ke mina, disana anak-anak akan melaksanakan lempar jumroh yang mana aslinya diawali dengan jumroh aqobah namun karena hanya praktik saja jadi di awali seperti ula, wusta dan akobah. Dilanjutkan penyembelihan qurban, disana anak diperlihatkan bagaimana hewan-hewan qurban itu di sembelih.

“Ini merupakan pendidikan kepada anak bahwasanya ada penyembelihan kurban. Lalu dilanjutkan ke masjidil Haram untuk melaksanakan towaf di ka’bah, pelaksanaan towaf ini hanya sekali yang aslinya 7 kali. Alasannya karena keterbatasan kondisi anak dan panas dan jumlah anak yang banyak. kemudian ke tempat sa’I disana anak-anak melaksakan lari-lari kecil diawali dari bukit shofa dan diakhiri di bukit marwa. Terakhir tahalul, sebagai tanda bahwa ragkaian manasik haji telah berakhir.
Ketua panitia manasik haji anak RA sekabupaten Blitar Vera Viorita Vitsuroya, S.E., S.AUD menyampaikan tujuan diadakannya kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahunnya yakni yang pertama, menanamkan dasar-dasar keimanan anak-anak didik kami. Kedua, Memiliki sifat kemandirian. Ketiga, Memberikan gambaran dan pembelajaran rukun islam yang ke lima ibadah haji, ukhuwah islamiah diantara RA, guru-guru, kepala sekolah dan siswa dan TK-TK di blitar akan lebih terjalin kedepannya nanti.
“Terjalinnya kerjasama kembali diantara RA sekabupaten blitar dan TK yang ada di wilayah kabupaten blitar untuk kegiatan-kegitan saling bersama-sama bahu-membahu, menjalin kerjasama yang baik, membimbing dan mendidik, mencetak generasi yang unggul yang berakhlakkul karimah dan cinta akan tanah air.” Lanjutnya

“Manasik haji anak tahun ini mendapatkan respon yang positif dari masyrakat luas, tertama dari wali murid. Hal ini merupakan pedidikan sebagai dasar dan anak-anak di ingatkan dari kecil bahwasanya rukun islam yang ke 5 adalah haji. Harapannya akan terus menerus berjalan, terjalin kebersamaan, lebih banyak kegiatan lagi dan lebi baik lagi dalam pelaksanaan terutama lebih banyak dalam jumlah pesertanya.” Kata Vera Viorita Vitsuroya, S.E., S.AUD selaku Ketua panitia manasik haji anak RA sekabupaten Blitar. (Ervin)

Tinggalkan Balasan