Rayakan Lebaran Ketupat ,Warga Tempuran Wates Arak Tumpeng Raksasa Keliling Dusun

Lebaran Ketupat ,Warga Dusun Tempuran Desa Sidomulyo Kec,Wates Kab.Kediri Mengarak Tumpeng Ketupat Raksasa

Kediri,JTV Mataraman : Warga Dusun Tempuran Desa Sidomulyo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri  merayakan lebaran Ketupat atau Kupatan sepekan setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri. Lebaran Ketupat kali ini dirayakan dengan cara berbeda dengan tahun sebelumnya yakni warga mengarak  “tumpeng kupat” (ketupat) keliling Dusun,rabu (19/05/2021) malam.

Kemeriahan tradisi Lebaran Ketupat yang digelar warga dusun Tempuran Desa Sidomulyo H+8 Idul Fitri itu menjadi pemandangan menarik bagi warga masyarakat. Ada 4 tumpeng  dan 1 tumpeng raksasa  yang dikirap warga dan masing – masing tumpeng berisi 300 ketupat dan  tumpeng raksasa berisi 400 ketupat.

Kepala Dusun ( Kasun ) Tempuran Sumardiyono mengatakan kirap tumpeng ketupat yang dibentuk menyerupai menara masjid ini baru kali ini dilakukan sebelumnya warga merayakan hari raya kupatan ini secara sendiri-sendiri dengan menggelar selamatan di rumah mereka masing-masing.

 “ Alhamdulillah kirap berjaan lancar dan warga sangat antusias. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi wisata religi yang diminati warga muslim Kediri dan sekitarnya.”Kata Sumardiyono kepada JTV Mataraman.

Lanjut Kasun Sumardiyono kegiatan seperti ini akan terus dilestarikan dan dirinya punya ide tahun depan bisa  dilaksanakan  seluruh dusun yang ada di desa Sidomulyo. “ Kedepan kami berharap semua dusun di yang ada di desa Sidomulyo menggelar kirap seperti ini , biar tambah meriah.” Harapnya.

Do’a Bersama Sebelum Tumpeng Ketupat Raksasa Di Nikmati Bersama Oleh Warga

Dalam Perayaraan lebaran ketupat dusun Tempuran ini juga di hadiri oleh Kepala Desa Sidomulyo Erwato dan Sekcam Wates Supriadi dan tokoh masyarakat serta tokoh agama dusun setempat.

“ Ini tradisi ketupat sangat bagus  selain bisa menjadi daya tarik warga dan pengunjung dan juga sebagai bentuk keguyuban antar warga.” Tutur Supriadi Sekcam Wates.

Tumpeng  yang diarak keliling oleh warga ini selain birisi ketupat juga dilengkapi makanan sayur mayur serta buah – buahan. Kirap dimulai dari depan rumah Kepala Dusun dengan mengelilingi semua ruas jalan dusun tempuran dan  berakir di pertigaan jalan.  Sebelum dinikmati bersama terlebih dulu tokoh agama membacakan doa dan setelah selesai  doa-doa dipanjatkan, warga bisa menikmati sajian ketupat dan sayur serta buah yang mereka kirap.(Sr)

Tinggalkan Balasan