Rangkul Masyarakat , Kades Maliran Sutoyo “ Berjuang Keras Membangun Desa Rela Tinggalkan Profesi Guru”

Kantor Desa Maliran Hasil Pembangunan Baru lengkap Pendopo Dan Gapura dan Joglo tampak Megah

Blitar,JTV Mataraman : Perjuangan Keras,  Sutoyo Kepala Desa Maliran Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar dalam menjalankan roda pemerintahan  patut diapresiasi. Sejak pertama menjabat 2007 terus all out kerja keras untuk mewujudkan impiannya membangun desa, mensejahterakan masyarakat. 

Kini menjabat yang ketiga kalinya, telah  telah banyak membawa perubahan besar menjadikan desa Maliran semakin  maju pesat dari yang sebelumnya tertinggal jauh dari desa desa lain di wilayah Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar.

Sejumlah fasilitas untuk peningkatan pelayanan dibangun, salah satunya Kantor Desa yang lengkap dengan pendopo , gapura dan joglo terlihat megah. Pembangunan kantor desa itu menghabiskan hampir 1,5 milyar dan  80 persennya  swadaya murni, 20 persen bersumber Dana Desa (DD). Selain itu juga membangun gedung BUMDes yang menghabiskan ratusan juta.

“ Sejak awal menjabat saya fokus membangun kantor desa  dengan tujuan untuk mempermudah pelayanan,  karena kondisi bangunan kantor desa sebelumnya sangat memperihatinkan, meski harus bekerja keras  mengumpulkan uang dan tak sedikit merogoh kantong pribadi.” Kata Sutoyo, Kades Maliran,kamis (24/03/2021).

Pembangunan Insfrastruktur Jalan Dan Bedah Rumah Warga Kurang Mampu (RTLH) Dana APBD dan BKK

Lanjut Sutoyo, fasilitas umum juga turut dibangun,  pengerasan jalan makadam , perbaikan jalan aspal hingga perbaikan atau bedah rumah tidak layak huni (RTLH). “ Selama ini sudah ada 19 unit rumah warga kurang mampu , kita bangun ( renovasi). 15 unit bersumber  Dana Bantuan Dinas Perkim dan 4 unit bersumber Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Blitar.” tuturnya.

Selain peningkatan infrastruktur, pelayanan kepada masyarakat juga dimaksimalkan. Semua jenis pelayanan tidak dipungut biaya. Pelayanan dibuka mulai pukul 08.00–15.00. Keperluan masyarakat di luar jam kerja tetap dilayani. ”Bisa langsung ke rumah Kades atau menghubungi melalui telepon. Kami mempermudah masyarakat dalam pelayanan. Jadi, tidak ada yang mengeluh,” jelasnya.

Kini kades yang berangkat dari ASN guru Sekolah Dasar Negeri Lorejo 1 Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar bagian selatan ini , mengaku masih belum puas dengan apa yang telah diperbuatnya. Menurutnya mewujudkan pembangunan segala sektor memang tidak mudah, harus  kerja keras, karena desa Maliran sangat luas , ada empat Dusun yakni Dusun Maliran ,Ringin Branjang, Glagah dan Banaran dengan jumlah penduduk kurang lebih 6.500 jiwa.

Sedangkan program kerja pemdes Maliran  di tahun 2021 memperioritaskan membangun gedung Taman Kanak – Kanak (TK) Dharma Wanita. Menurutnya membangun TK sangat penting  untuk mengawali pendidikan bagi anak anak. Selain itu program BLT DD juga tetap berjalan untuk meringankan masyarakat  dampak akibat pandemi Covid-19.

Menurut Sutoyo, keberhasilan tersebut tentu tidak lepas adanya  peran serta aparat pemerintah desa dan masyarakat desa Maliran, yang selama ini membantu dirinya dalam membangun desa dan melaksanakan tugas dan tanggung jawab selaku kepala desa. “ Saya sangat berterima kasih atas peran serta dan dukungan dari  aparat desa dan masyarakat, tanpa mereka tentu program saya sebagai pemangku pemerintahan tidak akan berjalan dengan maksimal.” Pungkas Sutoyo kepada JTV mataraman.(AS)