Puluhan Janda Berusiadi Blitar Ikuti Pondok Ramadhan

Blitar – Meski usia sudah tua namun para janda-lansia tetap semangat mengikuti kegiatan pondok ramadhan di masjid Al – Mawaddah Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.

Jika pada umumnya yang mengikuti pondok romadhon para pelajar, namun di masjid Al Mawaddah justru para nenek-nenek yang sudah tak memiliki suami.

Dalam pondok ramadhan ini para santri yang berusia rata-rata 65 tahun tersebut mengikuti kegiatan rutin yang telah dijadwalkan panitia, mulai kegiatan setelah sholat subuh hingga usai tadarus sekitar pukul sepuluh malam.

Setelah capek dan lelah mengikuti kegiatan atau pengajian para peserta ponpes janda-lansia ini kemudian mengikuti kegiatan pijat refleksi. Masing-masing peserta memijat pundak temannya secara bergantian untuk menghilangkan penat dan letih.

Bila tidak ada kegiatan di masjidmereka beristirahat di sebuah gubuk yang terbuat dari bambu. Di gubuk sederhana itulah para janda lansia ini melepas penat usai melaksanakan kegiatan.

Masrikah salah satu santri pondok ramadhan yang usianya 69 tahun mengaku mengikuti kegiatan pondok ramadhan ini untuk meningkatkan imannya kepada allah, dan juga mencari bekal untuk hari tua nanti saat malaikat maut menjemput.

“Selain itu juga untuk mencari ketenangan batin.” Jelasnya.

“Ini untuk membantu para lansia menjadi taat beribadah dengan pembelajaran ilmu agama selama ramadhan,” jelas Sribanun panitia pondok ramadhan.

Sementara pesertanya setiap tahun terus mengalami peningkatan jumlah peserta, karena banyak manfaat yang mereka dapatkan. Selain itu para santri juga tidak dipungut biaya.

Tahun ini ada lima puluh delapan santri janda lansia dari berbagai kecamatan di Kabupaten Blitar yang mengikuti pondok pesantren janda lansia. Tidak hany itu ada satu santri asal Surabaya.

“Mereka akan mengikuti kegiatan pondok pesantren lansia ini hingga bulan ramadhan hari kesepuluh,” pungkasnya. (Moch.Asrofi)