Petani Ngawi Basmi Hama Tikus Dengan Kompor Elpiji

Ngawi – Hama tikus menyerang area pertanian warga di Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi.  Petani melakukan penyisiran sarang tikus, uniknya para petani menggunakan kompor elpiji dalam pengendalian tikus, yang biasanya digunakan pedagang kaki lima untuk berjualan.

Begitu menemukan sarang, sekam dan belerang dimasukkan lubang kemudian dibakar dengan api dari kompor elpiji sehingga menciptakan asap beracun.

“Asap beracun tersebut akan menyebar ke dalam sarang melalui lubang. Hasilnya banyak tikus yang mati keracunan, sebagian besar tikus mati dalam lubang yang berhasil keluar akhirnya juga mati setelah menghirup asap beracun,” jelas bejo salah satu petani.

Petani terpaksa menggunakan teknik unik tersebut, karena pestisida tidak mampu berbuat banyak. “Berbagai cara sudah dipakai tetapi hasilnya tidak maksimal, kawanan tikus tetap mengganas sehingga banyak  tanaman padi yang rusak,” tambah Supardi petani.

Serangan hama tikus pada musim tanam ini semakin menjadi- jadi. Ada 5 hektar tanaman padi mengalami kerusakan.

tidak banyak bantuan dari instansi terkait, untuk membantu petani mengendalikan hama tikus. “Petugas yang datang, hanya melakukan pendataan saja dan hanya bisa bersimpati”, pungkasnya. (Herpin)