Peringatan Hari Santri 2018, Santri Madrasah dan Warga Gelar Pawai Obor

Tulungagung – Banyak cara yang di lakukan santri, dalam memperingati hari santri nasional. Salah satunya dengan menggelar pawai obor, seperti yang di lakukan oleh ratusan santri dari Madrsah salafiyah La Tahzan, desa Gondang kecamatan Gondang kabupaten Tulungagung, yang di pimpin oleh kyai Sholikin.

Menariknya, pawai obor ini tidak hanya di ikuti oleh para santri saja, tetapi warga sekitar madrasah juga tampak antusias untuk mengikuti pawai obor keliling desa ini. Sehingga pawai obor ini tampak lebih meriah.

Menurut salah satu pengurus Madrsah salafiyah La Tahzan, Wardi Utomo, pawai ini sebagai bentuk peringatan atas, perjuangan para santri, di Indonesia dalam merebut kemerdekaan dari penjajah, seperti fatwa resolusi jihad yang telah di keluarkan oleh kyai Hasyim Asy’ari dalam pertempuran sepuluh November di Surabaya. ” Ini menunjukkan, bahwa santri tidak lepas dari proses perjuangan demi tegaknya negara kesatuan republik indonesia ” ungkap Wardi.

Masih menurut Wardi, pawai obor yang juga di ikuti oleh masyarakat sekitar madrasah ini, bisa menjadi contoh persatuan dan kebersamaan , bahwa dalam menghadapai dan menghadang nilai negatif di masyarakat, menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya di bebankan kepada madrasah atau pondok pesantren, yang mengajarkan tentang moralitas, tetapi juga harus di lakukan oleh masyarakat secara umum.

Terakhir Wardi berharap, saat ini, peran aktif santri dalam kelurga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, sangat di butuhkan, selain sebagai penjaga moralitas bangsa, juga sebagi penjaga keutuhan NKRI, disaat bangsa dan negara, mengalami banyak tekanan, termasuk banyaknya upaya untuk merubah sistem pemerintahan dan paham kebangsaan. (Bondan)

Tinggalkan Balasan