Perangkat Desa Ditangkap Polisi Karena Bermain Judi

Empat tersangka Judi remi, satu diantaranya adalah Perangakt desa. Foto. Asrofi

 

Blitar – Berdalih untuk mengisi waktu luang dan menunggu pertandingan bola, seorang oknum perangkat desa di Kabupaten Blitar, bermain judi kartu remi dengan tiga warga lainya.

Pelaku Roni, Burhan, Ragil dan Winarto, harus berurusan dengan petugas Kepolisian Resort Blitar, Senin siang. Empat warga Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari ini merupakan tersangka kasus judi kartu remi.

Ironisnya, para tersangka judi ini dipimpin oleh oknum perangkat desa, Roni. Bukanya memberikan contoh yang baik kepada warganya, Roni justru mengajak tiga warga lainya berjudi dengan uang.

Di depan petugas, tersangka Roni mengaku iseng. Roni mengajak tiga warga lainya berjudi di sebuah rumah warga, sambil begadang.

Kapolres Blitar AKBP Slamet Waloya, menjelaskan penggerebekan keempat tersangka judi ini setelah ada laporan warga yang resah. Diduga, keempatnya seringkali menggelar perjudian kartu remi. “Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan kartu remi, serta uang senilai Rp 1,9 juta sebagai barang bukti,” kata AKBP Slamet Waloya.

Kini keempat tersangka harus mendekam di sel tahanan. Serta sang oknum perangkat desa juga terancam dicopot dari jabatanya. (Moch. Asrofi).

 

Tinggalkan Balasan