Pendapatan Samsat Kab.Blitar 2018 Meningkat

Blitar – Pendapatan Unit Pelayanan Teknis (UPT) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Tahun 2018 meningkat bahkan melebihi target yang ditetapan. Hal ini di karenakan adanya program pemutihan pajak kendaraan bermotor (PKB) atau dikenal dengan pembebasan denda. Selain itu juga mengindikasikan kesadaran masyarakat Kabupaten Blitar untuk membayar pajak kendaraan tinggi.

Administratur pelaksana Samsat Kabupaten Blitar, Fatkurozi mengatakan, secara akumulatif pendapatan samsat Kabupaten Blitar mulai januari hingga november 2018 mencapai Rp.283.462.112.150 melebihi target yang ditetapkan sebesar Rp. 274.398.000.000.

“Peningkatannya sekitar hampir 1 miliar (3,30 persen) ini belum termasuk pendapatan bulan desember 2018.” katanya, rabu (3/1/2019)

Pendapatan terbesar berasal dari pajak kendaraan bermotor (PKB) mulai Januari hingga November 2018 mencapai Rp 182,022 miliar. Pendapatan Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN KB) mencapai Rp. 97,564 miliar selain ada pendapatan dari jenis pajak air permukaan (PAP).

Fatkurozi menilai meningkatnya pendapatan UPT Samsat Kabupaten Blitar, juga karena ada beberapa inovasi yang dilakukannya.

“Selain ada program pemutihan, kami mengoptimalkan Samsat Keliling jemput bola di empat tempat secara rutin sesuai jadwal.” Tuturnya.

Lanjut Fatkurozi , Animo masyarakat Kabupaten Blitar dalam pemutihan sangat bagus. Presentasenya sekitar 90 persen lebih, namun tidak dipungkiri meski pendapatan sudah meningkat, masih ada penunggak pajak di Kabupaten Blitar.

“Untuk menghitung nominal tunggakan pajak kendaraan bermotor tidak mudah. Kan kendaraan bermotor ada yang hilang ada yang sudah rusak berat dan tidak bisa dipakai lagi. Harusnya, yang seperti itu pemiliknya melapor ke kami, nanti bisa untuk penghapusan data wajib pajak.” Pungkasnya. (M.Asrofi)

Tinggalkan Balasan