Pelihara Buaya, Rumah Mahasiswa di Blitar digrebek Polisi

Blitar – Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Blitar melakukan penggrebegkan sebuah rumah milik Alvian yang berada di perumahan Griya Karia Raja (GKR) di Kelurahan Sananwetan Kota Blitar,karena memelihara seekor buaya muara di rumahnya.

Kasat reskrim polres blitar AKP. Heri sugiono mengatakan penggrebegkan dilakukan atas laporan warga yang cemas dengan keberadaan jenis satwa dan reptil liar tersebut.

“Ada laporan warga karena resah ada yang memelihra buaya,” jelasnya.

Dalam penggrebekan tersebut, polisi mengamankan 1 ekor buaya sepanjang 80 cm yang dipelihara tanpa dilengkapi surat izin pemeliharaan, selain itu polisi juga mengamankan 2 ekor anak ular jenis sanca kembang.

“Selain buaya juga ada dua ekor ular yang kita amankan,” imbuhnya kepada wartawan saat berada di lokasi.

Saat ini polisi masih mendalami pemeliharaan hewan buas tersebut dengan melibatkan Badan Konservasi sumberdaya alamam (BKSDA) setempat.

“Kita akan akan berkoordinasi dengan BKSDA untuk menangani kasus ini,” lanjutnya.

Sementara itu ketua RT setempat mengatakan, sebelum digrebeg oleh polisi pihaknya telah memperingatkan  kepada alvian agar tidak mempelihara hewas buas di area perumahan, karena dinilai membahayakan.

“Dulu pernah saya ingatkan tapi ternyata memelihatra lagi,” jelas Kasturi .

Atas perbuatan memelihara hewan buas tanpa dilengkapai izin pemeliharaan tersebut, sang pemilik akan dikenakan ancaman hukuman penjara 5 tahun karena dianggap melanggar UU No. 5 tahun 1990 tentang konservasi alam. (Danu)

Tinggalkan Balasan