Pantau PKKM Darurat, Wabup Blitar Rahmad Santoso Sambangi Pasar Kesamben

Wakil Bupati Blitar Rahmad Santoso Bersama Forkopimda Kunjungi Pasar Kesamben Pantau PPKM Darurat,Jum’at (09/07/2021)

JTV Mataraman,Blitar – Memasuki hari ketujuh Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Kabupaten Blitar , Wakil  Bupati Blitar Rahmad Santoso, SH bersama Dandim 0808 Blitar Letkol Didin Nasrudin Darsono , Kapolres blitar Akbp. Leonard M. Sinambela serta Kajari Blitar  Bangkit Sormin,SH,MH / meninjau pasar Kesamben Kecamatan Kesamben , Jum’at (09/07/2021) pagi.

Turut mendampingi  Wabup Rahmad Santoso, Asisten 1 Setda Kabupaten Blitar Dicky Cobandono,S.Sos,M.Si dan Kasatpol PP Rustin Trisetyo Budi,SH.  Dari hasil pantaunya , masyarakat yang ditemui sebagian besar telah menegakkan prokes memakai masker dan telah tersedia fasilitas cuci tangan di area pasar.

 “ Secara umum kepatuhan Prokes disini sudah baik, tadi memang kita temukan ada beberapa warga pasar yang  kurang tepat cara menggunakan masker serta ada masker yang kotor dipakai sehingga kita ganti baru .” Kata Rahmad Santoso kepada JTV mataraman.

Wabup Blitar Rahmad Santoso Menganti Masker Kepada Seorang Pedagang Yang Sudah Tidak Layak Pakai

Menurut Rahmad Santoso, pemberlakuan PPKM Darurat ini merupakan upaya pemerintah menekan laju penyebaran COVID-19. Mengingat pasar merupakan tempat keramaian dapat menimbulkan kerumunan berpotensi terhadap penyebaran virus corrona.

“ Tidak hanya pasar yang kita pantau , pusat keramaian seperti terminal juga kita pantau. Selain memberikan edukasi kepada pedagang dan masyarakat sekitar terkait penerapan prokes yangn lebih ketat mengingat angka postif COVID-19 di Kabupaten Blitar yang meningkat.” ujarnya.

Selama pemberlakukan PPKM Darurat, aktivitas masyarakat dibatasi hingga pukul 20.00 WIB. Swalayan dizinkin buka dengan kapasitas pengunjung 50 persen. Untuk rumah makan ,café tidak boleh makan ditempat hanya boleh take away atau dibawa pulang.

” Saya berharap Kabupaten Blitar mematuhi aturan PPKM Darurat demi pencegahan COVID-19. Dengan demikian ekonomi masyarakat bisa bangkit.”pungkasnya.(As)