Pangdam V Brawijaya Cek Kesiapan 450 Personil untuk Berangkat ke Perbatasan Indonesia – Papua Nugini

Kediri – Pangdam V Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Arif Rahman, M.A beserta sejunlah staf, mengecek secara langsung kesiapan personil di batalyon infanteri 521 dadaha yodha kediri. Sebanyak 450 prajurit Yonif mekanis 521, dicek kesiapannya mulai fisik, mental, logistik, hingga peralatan tempur, untuk diberangkatkan tugas ke papua bulan ini.

Dari jumlah itu, personil berjuluk macan kumbang tersebut dibagi menjadi 3 Satuan Setara Kompi (ssk), tersebar di 15 pos. dan ditugaskan di perbatasan Indonesia – Papua Nugini yang tepatnya di Merauke, selama 9 bulan kedepan. Di medan tugas, selain mengamankan perbatasan, para prajurit juga bertugas melindungi dan melayani masyarakat. Seperti menjadi guru, penyuluhan pertanian, membatu masyarakat hingga menyiapkan sarana air bersih.

“Saya menghimbau agar para prajurit yang bertugas untuk selalu waspada. Baik dalam menghadapi kondisi alam yang ekstrem, maupun waspada terhadap hal lain yang mengganggu negara kesatuan republik indonesia. Saya berpesan, agar mengutamakan pertahanan nkri dan masyarakat saat menjalani tugas operasi tersebut,” ucap Mayor Jenderal Arif Rahman selaku Panglima Kodam V Brawijaya.

Dalam pengecekan anggota satgas, pangdam berpesan kepada prajurit terus meningkatkan pentingnya kordinasi dan komunikasi, baik antar anggota per regu, per kompi hingga keseluruhan. Hal ini bertujuan untuk memudahkan dalam berkordinasi masing masing anggota saat di medan tugas.

Para prajurit yang bertugas, dilepas secara simbolis oleh pangdam v brawijaya, didampingi asisten operasional, komandan brigif, komandan kodim serta komandan batalyon infateri 521 kediri. (Zainufofi)