Pamit Mencari Ikan, Imam Sopingi Ditemukan Tewas Mengapung Disungai Brantas

Tulungagung – Imam Supingi warga Dusun Delimo  Desa Padangan Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung, ditemukan mengapung di sungai brantas areal desa Bangoan Kecamatan Kedungwaru, Selasa (01/5/2018) pagi.

Sebelum tenggelam, pria berusia 52 tahun itu pamit kepada keluarganya bersama keponakanya untuk pergi mencari ikan disungai brantas di Desa Srikaton Kecamatan Ngantru.

“Korban dilaporkan pada hari minggu (29/5/ 2018)  sekira pukul 19.00 WIB diduga tenggelam disungai brantas sewaktu mencari ikan,” Jelas AKP Purwanto Kapolsek Kedungwaru.

Saat korban mencari ikan, keponakany M. Hanafi menunggu di pinggir sungai brantas, setelah berjalan sekira 15 meter menyusuri sungai korban hilang terseret arus sungai.

“Karena ditunggu lama, keponakan korban berusaha memanggil dan mencari korban namun tidak berhasil sehingga saksi pulang untuk memberitahu istri korban.” tambah Kapolsek.

Keluarga sempat mencari korban namun hanya menemukan sepeda motor terpakir dipinggir sungai, dan baru ditemukan pada selasa (1/4/2018) dalam kondisi engkurap disungai sejauh dua kilometer dari tempat hilangnya korban.

“Keluarga berusaha mencari di TKP, tidak dapat menemukan korban dan hanya menemukan sepeda motor dan pakaian korban,” Pungkasnya.

Kini mayat korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Dokter Iskak Tulungagung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (Danu)