Ngantuk, Mobil Juragan Catering Nyemplung Jurang

TrenggalekMobil mini bus jenis Nissan Grand Livina terperosok kedalam jurang dengan kedalaman lebih dari empat puluh meter di Jalan Trenggalek-Pacitan tepatnya di Dusun Gading Desa Suruh Kecamatan Suruh. Dua orang, yakni pengemudi berikut satu orang lainnya, selamat dan hanya mengalami luka ringan. Sementara itu, mobil mengalami kerusakan sangat parah dan saat ini diamankan di Unit Laka Lantas Polres Trenggalek untuk proses penyelidikan.

Pengemudi mobil Tri Wiyono, 58,warga Kelurahan Kelutan Kecamatan Trenggalek, bersama sang istri, Siti Karomah, 45, sempat dirawat di puskesmas setempat usai berhasil dievakuasi warga setelah mobil Grand Livini nopol AG 1844 RB yang dikendarainya terperosok kedalam jurang yang berlokasi di Dusun Gading Desa Suruh Kecamatan Suruh.

Sementara itu, dari pantauan di lapangan mobil yang baru saja mengantar makanan pesanan ke wilayah Kecamatan Dongko tersebut berhasil dievakuasi setelah sekitar tiga jam kemudian mengunakan truk derek. Dari kondisi yang ada, mobil mengalami kerusakan sangata parah. Hampir seluruh bagian mobil ringsek diduga akibat benturan.

Keterangan sejumlah saksi, peristiwa kecelakaan bermula ketika pagi itu korban yang diketahui memiliki bisnis catering makanan pagi itu baru saja mengantar makanan pesanan kepada salah satu relasinya di Kecamatan Dongko. Dengan kecepataan sedang, korban Tri Wiyono yang diduga dalam kondisi mengantuk setelah semalaman bekerja menyiapkan masakan. ”Malam harinya setahu saja Mas Tri kerja. Mungkin kondisinya ngantuk,” kata Dibyo, adik korban.

Kondisi tersebut dibenarkan anggota Polsek Suruh, Bripka A Mulyono, yang membantu melakukan evakuasi sesaat setelah mobil korban jatuh terperosok kedalam jurang sedalam lebih dari empat puluh meter tersebut. Namun untuk memastikan penyebab kejadian, polisi dari Unit Laka Lantas Polres Trenggalek yang dataang ke lokasi kejadian masih melakukan olah TKP.”Penyebab pastinya kita menunggu hasil penyelidikan tim Laka Lantas. Untuk sementara kemungkinan pengemudinya mengantuk,” jelas Mulyono ditemui di lokasi kejadian. (Karyanto/Heru)

Tinggalkan Balasan