Modus Ritual Pulung, Ketua Organisasi Pecinta Jaranan Cabuli Puluhan Siswi SMP

Polres Trenggalek membongkar aksi pencabulan terhadap puluhan siswi SMP yang dilakukan seorang pria berinisial HM, 41, warga Dusun Karangtengah Desa Sukorame Kecamatan Gandusari. Tersangka HM saat ini diamankan di Mapolres Trenggalek setelah polisi menerima setidaknya tiga remaja dibawah umur yang menjadi korban tersangka.
Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo melalui Kasat Reskrim AKP Sumi Andana membenarkan hal tersebut. Menurutnya,  pengungkapan kasus pencabulan yang dilakukan tersangka berawal dari penggerebekan warga terhadap rumah HM beberapa waktu lalu. Warga mensinyalir rumah HM kerap dijadikan tempat pesta miras dan sek dengan kedok pengisian pulung kepada sejumlah anggota pecinta jaranan.”Berawal dari itu. Langsung kita tindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan,” kata Sumi.
Hasilnya polisi mendapati sejumlah fakta yang menguatkan terjadinya aksi pencabulan oleh tersangka yang diketahui sebagai koordinator pimpinan pecinta jaranan sekaligus orang yang katanya bisa mengisi pulung. Beberapa fakta tersebut diantaranya adalah diduga rumah tersebut kerap dijadikan tempat tersangka melakukan pencabulan kepada para korbanya dengan jumlah sementara mencapai sembilan orang.”Sementara yang lapor ke kami tiga orang korban. Tapi kemungkinan jumlahya banyak” jelas Sumi.
Dari hasil olah TKP yang dilakukan polisi, beberapa barang bukti yang diduga terkait aksi pencabulan diantaranya baby oil, tiga kondom bekas pakai, kain jarik yang digunakan menutupi tubuh korban saat hendak dilakukan ritual isi pulung, obat kuat bentuk tissu black magic, barongan, dua buah pecut, serta minyak urut.”Semuanya kami sita untuk barang bukti penyidikan,” papar Sumi Andana kepada sejumlah wartawan.
Sementara itu, berdasar laporan salah satu korban pencabulan, sebut saja Mawar, warga Bandung, Tulungagung, aksi bejat pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai petani bermula ketika beberapa waktu lalu dirinya bersama temannya hendak datang ke rumaha pelaku dengan maksud minta diisikan pulung. Ditengaj jalan korban terjatuh dari motornya. Walaupun seperti itu korban nekat ke rumah pelaku.
Dirumah pelaku, korban langsung diminta masuk kedalam rumah dengan alasan segera diobati luka-lukanya dan kemudian diberikan pulung yang mereka sebut dengan ritual “Pager Urip”.
Didalam kamar milik tersangka itulah aksi bejat pelaku dengan kedok ritual memasukan pulung kedalam tubuh korban dilakukan. Tersangka saat itu meminta korban melepas seluruh pakaian dan celana dalamnya agar pengisian puluh bisa benar-benar berjalan baik.
Naas semua aksi tersangka terbongkar ketika orang tua korban mengetahuinya dan langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolres Trenggalek. Polisi langsung bertindak dengan menangkap tersangka dirumahnya tanpa perlawanan. (Karyanto/Heru)