Marni Tewas Terpanggang, Saat Pabrik Pemecah Batu di Udanawu Terbakar

Blitar Diduga akibat korsleting listrik, sebuah gudang pabrik pemecah batu koral di Desa Karanggondang Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar terbakar.

Petugas Kepolisian Resort Blitar Kota terlihat masih melakukan olah TKP di lokasi kebakaran gudang pabrik pemecah batu koral, yang berada di Desa Karanggondang Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar.
Lokasi pabrik yang terbakar, juga masih diberi police line untuk proses penyelidikan. Atap dan dinding gudang yang terbakar, juga masih berserakan dan terlihat menghitam. Sementara, tempat tidur korban di gudang, hangus terbakar ludes.
Korban yang tewas terbakar, atas nama Marni (65) yang merupakan penjaga gudang sudah dievakuasi oleh petugas.
Kapolsek Udanawu, AKP Wahyu Satrio mengatakan, kejadian gudang terbakar diketahui pertama kali oleh warga yang mencari rumput. Warga kemudian melaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke pihak yang berwajib.
Setelah dilihat, ternyata korban sudah tewas terpanggang dan hangus terbakar. “Untuk penyebab kebakaran masih, belum diketahui pasti karena masih dalam penyelidikan,” kata AKP Wahyu Satrio, Kapolsek Udanawu.
Sementara pemilik pabrik pemecah batu koral, linda gumada mengaku, korban memang merupakan karyawan tetap di pabriknya. Sebenarnya, korban sudah dibuatkan tempat tidur di depan, namun karena korban capek setelah berkeliling, korban tidur di gudang yang berada dekat dengan panel-panel listrik.
Akibat kejadian tersebut, kerugian ditafsir mencapai puluhan juta rupiah. Sedangkan korban dibawa ke Rumah Sakit Mardi Waloyo Kota Blitar, guna proses otopsi. (Moch. Asrofi)

Tinggalkan Balasan