Mantan Ketua KPK M. Yasin Komentari Surat Panggilan KPK Ke Bupati Blitar Palsu

Blitar – Pemerintah Kabupaten Blitar mendatangkan Mantan Ketua KPK M. Yasin sebagai pembicara sarasehan Tata Pemerintahan yang baik di pendopo Ronggohadinegoro, selasa (16/10/2018). Hadir dalam acara tersebut Bupati Blitar Rijanto jajaran OPD beberapa rekan media, LSM dan Kontraktor. Sarasehan ini bertujuan untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat yang baik.

M. Yasin, MM menjelaskan pembenahan yang baik dengan cara melaksanakan reformasi birokrasi yang di sebut good government, pemerintahan baik yang mengarah pada perubahan layanan publik, seperti yang dilakukan KPK sekarang ini adalah fokus utamanya adalah one stop services, tidak hanya one stop tapi juga one row services.

“Layanan publik yang bagus yang transparan itu merupakan good win untuk memperoleh publik rasa kepercayaan masyarakat pada pemerintah setempat. Pemerintahan yang baik dalam hal ini sudah di mulai oleh bupati yang sekarang yakni Rijanto.” Ungkapnya.

Ia mengetahui bahwa bukti pastinya mengenai evaluasi lakip sakit , opini laporan keuangan PPK sudah menghasilkan WTP yang berkutat laporan keuangan yang tinggi hingga ia mengungkapkan bahwa bupati Blitar H. Rijanto sudah menjalankan aturan pemerintahan yang baik.

“Makanya pak bupati kita dorong untuk terus melaksanakan perubahan dan perbaikan mengarah pada pelaksanaan yang baik tidak ada korupsi, pengadaan barang dan jasa yang transparan, tidak ada sisa dana BPN atau BPD yang tersisa setlah 31 desember, itu sudah prestasi-prestasi yang menunjukkan ketaatan hukum dari buapti ini terhadap aturan perundangan.” Ungkapnya.

Menyangkut kasus surat panggilan KPK yang diterima oleh bupati Blitar M. Yasin menegaskan bahwa kasus tersebut tidak benar, hal ini di perkuat dengan adanya penyampaian surat yang tidak sesuai aturan dari KPK. Sedangkan surat yang benar itu adalah menyebutkan identitas, nama dan alamat yang di padukan adalah kasus korupsi.

“Standart nya ada kop di tengahnya gambar garuda bukan kok di pinggir tulisannya hitam merah terus hitam tulisan KPK itu, gak ada itu.Mekanisme pengiriman melalaui tim KPK yang menyerahkan bukan orang lain, kan termasuk rahasia dan sangat beresiko hukum dan penyerahannya harus saat jam kerja.” Tegasnya

Disinggung terkait pelaporan ke polisi H. Rijanto mengatakan jika prosesnya panjang sehingga ia tidak bisa berkomentar dan saat ini belum ada tindakan.

“Saya belum berfikir kesana, yang penting saya tidak melakukan yang di duga. Tadi juga sudah banyak disampaikan oleh M. Yasin bahwasanya fokus utamanya adalah pembenahan tata kelola pembenahan yang baik sesuai aturan pemerintahan.” Kata bupati Blitar H. Rijanto. (Ervin)

Tinggalkan Balasan