Manfaatkan Waktu Luang Pamong Desa Dan Babinsa Di Blitar Sukses Budidaya Ayam Kalkun Beromzet Puluhan Juta

Iwan Yulianto Perangkat Desa (Kiri) dan Sertu Suhardi (Kanan) Desa Tembalang Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar

Blitar, JTVMataraman.com : Budidaya ayam kalkun tampaknya bisa menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan. Berbeda dengan jenis ayam yang lainnya, budidaya ayam kalkun sangat mudah dan kebal terhadap serangan penyakit. Selain itu, ongkos produksi budidaya ini yang sangat ringan karena bahan baku makanan untuk ayam ini lebih murah serta lebih mudah didapat sehingga membuat pembudidaya mendapatkan penghasilan yang tinggi. Tak heran bagi pembudidaya jarang merugi.

Seperti yang saat ini sedang digeluti oleh Iwan Yulianto seorang perangkat desa dan Sertu Suhardi anggota babinsa Desa Tembalang Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar. Kedua abdi negara ini mengaku sudah hampir 3 tahun budidaya alam kalkun berbagai jenis. Usaha yang awalnya hanya sekedar hobi ternyata bisa menjadikan sumber penghasilan yang lumayan besar. Dengan memelihara 100 ekor ayam kalkun setiap panen 6 – 7 bulan sekali bisa mendapatkan hasil 56 juta dengan hitungan bobot daging ayam per ekor 8 kilogram dan perkilogram 70 ribu rupiah.

Menurut Iwan Yulianto ada beberapa jenis ayam kalkun yang ia budidayakan bersama Suhardi. Diantaranya : Blue Sleet , Black Spanish , Dan White Holland. Ketiga jenis ini banyak dicari pecinta ayam hias memiliki keindahan warga dan masing masing per ekor ia jual kisaran 1,5 juta hingga 3 juta sedangkan jenis kalkun Bronze, Royal Palem Dan Golden Palm untuk dijual pedaging.

Kini Iwan Yulianto bersama Suhardi mengembangkan budidaya kalkun dengan pola kemitraan. Terdapat 5 tempat mitra pembudidaya yang saat ini jumlahnya hampir 400 ekor pasang ayam kalkun berbagai jenis. Usahanya ini akan terus dikembangkan serta akan memperluas pemasaran baik secara offline maupun online dengan harapan omzet penjualan bisa terus meningkat.(as)