Luhut Tinjau Langsung Pembangunan Bandara Udara Dhoho Kediri

Kediri, JTVMataraman.com| Kunjungan kerja yang dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan ke lokasi pembangunan bandara internasional Dhoho Kediri, Selasa (30/11) berdampak positif. Pembangunan bandara tersebut, ditargetkan selesai pada akhir tahun 2022 dan siap beroperasi pada pertengahan tahun 2023. 


Dalam kunjungannya, Luhut Binsar Pandjaitan yang didampingi oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Jalil memantau langsung proses pengerjaan pembangunan bandara udara baru yang berada di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri. Melihat progres pembangunan yang signifikan, Luhut berterimakasih langsung pada PT Gudang Garam Tbk. Selain itu, dengan dibangunnya bandar udara baru ini tentunya akan meningkatkan konektivitas antar daerah. Yang artinya, masyarakat di Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Kediri dan sekitarnya tidak perlu lagi ke Surabaya untuk mengakses transportasi udara.


“Kami tujuh bulan yang lalu datang ke sini dengan Pak Sofyan, progressnya baik sekali. Ini akan punya dampak (positif) di Selatan Jawa Timur. Terima kasih kepada Gudang Garam, kami lihat investasinya tidak kecil, delapan sampai sembilan trilyun,” kata  Luhut dalam sambutannya.

Untuk itu Luhut mengajak semua pihak mendukung jalannya pembangunan bandara dan Tol ini demi meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah Selatan Jawa Timur. Termasuk penyelesaian pembebasan lahan yang sampai saat ini masih tersisa 1,7 hektar. 


Sebagai proyek strategis nasional, pembangunan bandara internasional Dhoho tidak boleh ada yang menghambat. Pemerintah telah memberi kelonggaran kepada para pemilik lahan yang dibebaskan dengan nilai ganti untung yang besar. “Kita semua harus dukung. Polri dan TNI bantu pengamanan, termasuk pemda,” kata Luhut. 


Penegasan yang sama disampaikan Menteri Agraria dan Tata Ruang serta Badan Pertanahan Nasional, Sofyan A. Jalil. Kementeriannya berkomitmen untuk membantu penyelesaian terkait pengurusan lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan bandara. 


“Tugas saya membantu pembebasan lahan. Teman-teman BPN harus lebih pro aktif. Apa yang sudah dilakukan Gudang Garam luar biasa untuk wilayahnya,” kata Sofyan. Sementara itu Direktur PT Gudang Garam (Tbk.), Istata Taswin Siddharta menargetkan pembangunan bandara internasional Dhoho akan selesai pada akhir tahun 2022, dan siap beroperasi pada pertengahan 2023. Saat ini progress pembangunannya, yaitu tahapan eartwork sudah mencapai 80 persen. 


“Salah satu tujuan pembangunan bandara ini untuk meningkatkan konektivitas dan mempebaiki disparitas pembanunan di Jawa Timur bagian Selatan. Daerah di sekitar bandara juga akan tumbuh menjadi pusat perekonomian baru,” kata Istata.


Selain itu, PT Gudang Garam (Tbk.) melalui anak perusahaannya,  yakni PT Surya Dhoho Investama, juga akan membangun akses menuju bandara sepanjang 7,2 km sebagai bagian rangkaian Tol Kediri – Tulungagung sepanjang 37 km. Sehingga total panjang tol tersebut adalah 43 km.


Bandara yang memiliki runway sepanjang 3.300 meter dengan lebar landasan 45 meter ini berdiri di atas lahan seluas 371 hektar. Dengan luas terminal 18.000 meter persegi, bandara ini akan mampu menampung 1,5 juta penumpang setiap tahun. Sebagai bandara  internasional, Bandara Dhoho juga melayani penerbangan internasional untuk keperluan ibadah haji dan umroh.(rof)