Kendalikan Hama Wereng, Distanpang Kab.Blitar Kembangkan Teknologi Drone

Kendalikan Hama Wereng Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar Kembangkan Teknologi Drone

Blitar,JTV Mataraman : Hama wereng batang coklat (WBC) kerap  menjadi momok bagi petani,tidak saja mengurangi kualitas dan kuantitas produksi, bahkan membuat petani pusing karena  puso dan gagal panen.

Untuk mengantispasi lonjakan serangan hama wereng batang coklat (WBC) dilapangan tersebut Dinas Pertanian dan Pangan kabupaten Blitar  menginisiasi gerakan pengendalian (gerdal) WBC di daerahnya  bekerjasama dengan PT.Multi Sarana Indo Tani dan PT.MAXXI dengan menggunakan teknologi drone.

Kegiatan gerakan pengendalian ( gardal) serangan WBC itu dilakukan dilahan pertanian di desa Darungan Kecamatan Kademangan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar  Ir. Wawan Widianto, Kepala kantor Wilayah Kerja UPT Proteksi TPH Jatim di Tulungagung Pramudiharto,SP,M.Agr,Koordinator POPT Wilayah Blitar Imam Harsana,SP dan Kepala Desa Darungan Kecamatan Kademangan.

Disnas Pertanian dan Pangan kab.Blitar Dorong Petani Gunakan Teknologi Drone lakukan Penyemptotan Pengendalian Hama.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar Ir.Wawan Widianto  mengatakan pengendalian WBC dengan metode atau teknologi drone lebih  efektif dan efisien baik dari penggunaan dosisnya  maupun waktu.

“  Penyemprotan dengan menggunakan drone bisa tepat sasaran karena posisi wereng ada di batang. Baling – baling drone  akan membuka daun sehingga semprotannya akan langsung mengenai batang padi.” Kata Wawan Widianto

Wawan Widianto menambahkan dengan hadirnya teknolgi drone (pesawat tanpa awak) selain digunakan di bidang fotografi dan pemetaan ini sangat mempengaruhi produktifitas petani karena pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) menjadi lebih cepat dan lebih sedikit biaya yang dikeluarkan dengan hasil lebih baik  dibanding dengan cara biasa.

Sementara itu Koordinator POPT Wilayah Blitar Imam Harsana,SP mengatakan Kondisi cuaca yang turun hujan setiap hari ini, sangat mendukung WBC untuk berkembang dengan cepat dan berpotensi menyebabkan puso/gagal panen.

“Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) menggunakan drone sebagai salah satu bagian dari pertanian modern dan sangat efektif.” Terangnya.

Lanjut Imam Harsana efektifitas penyemprotan dengan drone pun harus terus dianalisa dan dievaluasi sehingga pemanfaatannya dapat terus dikembangkan. harapan kami semoga pertanian di Kabupaten Blitar semakin hari semakin maju dan rakyat semakin sejahtera.” harapnya.(as)

Tinggalkan Balasan