Kawal Sidang Sengketa Tanah, Ratusan Warga Loceret Unjuk Rasa Kantor PN Nganjuk

Nganjuk – Ratusan warga Desa Loceret Kabupaten Nganjuk, melakukan aksi unjukrasa di depan kantor Pengadilan Negeri Nganjuk. Masa dari kelompok tani untuk mengawal jalanya persidangan atas kasus sengekta tanah.

Dalam  aksinya masa beorasi didepan kantor pengadilan kemudian masuk ke halaman pengadilan untuk melakukan doa bersama.

Suwito sebagai tergugat mengaku, tanah yang menjadi sengekta hingga berujung ke persidangan, merupakan tanah dan saluran air milik desa, yang kemudian klaim oleh tergugat sebagai miliknya.

Tanah dan saluran yang di permaslahkan warga itu jelas milik warga secara umum dan milik desa, yang kemudian di jadikan akses jalan menuju ke area pertanian, untuk kepentingan warga petani.

“Muhajir sebagai penggugat, tidak benar kalau tanah tersebut di klaim sebagai tanah miliknya”, jelasnya.

Sementara menurut kuasa hukum tergugat, Prapto Suharjo, kepemilikan tanah milik Muhajir, merupakan sah dan kuat secara hukum. Karena penggugat memiliki bukti jual beli tanah yang di tandatangani oleh kepala desa sebelum Suwito menjabat.

“Adanya upaya penyerobotan tanah milik klien saya yang dipakai untuk kepentingan desa, tanpa persetujuan. kita meminta agar dalam putusan sidang nanti, tanah dikembalikan lagi kepada pemiik yang sah,” jelas Prapto Suharjo.

Usai melakukan istighosah, massa juga mengikuti proses persidangan dengan agenda, mengahdirkan saksi ahli dari badan pertanahan negara.

Massa mengancam akan terus melakukan aksi demo demi penegakan keadilan, hingga sidang putusan nanti. (Syarwani)

 

Tinggalkan Balasan