Isak Tangis Sambut Kedatangan Jenzah korban Overpass Manado-Bitung

Blitar –  Isak tangis mewarnai kedatangan jenazah Sugeng Pranoto (36) warga Desa Karangsono Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Sugeng merupakan salah  satu korban ambruknya proyek Tol jembatan atau overpass penghubung Manado-Bitung.

Badahal Sugeng baru satu setengah bulan bekerja di proyek yang dikerjakan oleh PT Wijaya untuk mencarikan nafkah istri dan kedua anaknya yang masih balita. Usai disemayamkan dan disholatkan di rumah duka, jenazah sugeng yang selama ini bekerja sebagai pembajak sawah ini langsung dimakamkan di pemakaman desa setempat.

“Saat kejadian sugeng berada di bawah proyek jembatan, sehingga tertimbun saat roboh.” Jelas Nur Alhari rekan kerja korban.

Sementara Muklisin rekanya sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit. “Ada  enam warga Desa Karangsono yang bekerja di proyek tol Manado-Bitung dan baru bekerja selama satu  setengah bulan,” tambahnya.

Proyek tol Manado-Bitung sepanjang 39 Km yang roboh berada di kilometer 13 atau di Desa Tumaluntung, Kecamatan Minahasa Utara. Akibat robohnya jembatan ini membuat 21 terluka dan dua diantaranya meninggal dunia. (Moch.Asrofi)

Tinggalkan Balasan