Inovasi Gula Merah Rempah Di Kediri Tembus Nusantara

Kediri, JTVMataraman.com : Pasangan suami-istri Guncono dan Sri Wahyuni warga Desa Nambaan Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri berinovasi membuat produk gula merah dengan berbagai bentuk dan rasa yang praktis dan ekonomis.Biasanya gula merah dicetak dengan mengunakan tempurung kelapa, mempunyai ukuran yang besar pasangan ini merubah ukuran dan bentuk gula merah lebih kecil dan bervasiasi sehingga lebih praktis saat digunakan oleh ibu-ibu rumah tangga.

Sri Wahyuni mengaku ide ini berasal dari suaminya yang mendapat masukan jika ibu-ibu rumah tangga merasa repot saat memotong gula merah karena kebutuhannya hanya sedikit. Selain itu, sisa gula akan meleleh jika dibuarkan dalam waktu lama karena tidak terpakai.
Gula merah bermerk Aringga ini ada 5 jenis cetakan yakni gula merah berbentuk batangan, ceplik, koin, batok tanggung dan bentuk bumbung. Produk UD Nira Sari dikemas 300 gram, 1 kilogram, 10 kilogram dan 20 kiliogram dengan harga jual 6 ribu Rupiah, 11 ribu 900 Rupiah, 119 ribu Rupiah dan 238 ribu Rupiah untuk gula merah original.

Sedang gula merah dengan rasa rempah dijual 20 ribu untuk kemasan 300 gram untuk kemasan 1 kilogram dijual 50 ribu rupiah sedang yang kemasan 10 kilogram dijual 500 ribu rupah dan yang kemasan 20 kilo gram dijual 1 juta rupiah.

Produk pasangan ini, paling banyak dicari pelanggan berbentuk balok dan koin. Selain pelanggan dari Kediri juga dari Surabaya, Jakarta, Kalimantan dan Papua. Sebelum berinovasi penjualan gula merah produknya dalam sebulan hanya mampu menjual 5 ton kini mampu menjual 12 ton perbulan, meski sejak PPKM terdapat kendala pengiriman. Pemasaran melalui online via media sosial dan marketplace serta penjualan offline. (rof)