Hujan Empat Jam, Longsor Terjang Kecamatan Pagerwojo

Sukarno menunukan tembok rumahnya jelbol akibat lonsor. Foto : Danu

Tulungagung – Diguyur hujan deras selma empat jam, mengakibatkan bencana longsor terjadi di Desa Kradinan dan Desa Gunung Gondan Kecamatan Pagerwojo, (11/4/2018).

Tebing setinggi dua puluh meter longsor menimpa rumah milik Sukarno warga Desa Kradinan, akibat longsor dinding rumah bagian belakang jebol diterjang material longsor berupa lumpur dan bebatuan.

“Karena tidak mampu menahan laju material longsor dari atas bukit, dinding rumah terbuat dari tembok batu bata dan beton cor jebol” ujar Sukarno korban bencana longsor.

Rumah milik sukani warga kradinan juga tertimpa longsor setelah tebing setinggi sepuluh meter yang berada di samping rumahnya longsor.

“Sebelum terjadi tanah longsor, hujan sangat deras, tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari belakang rumah dari arah tebing” jelas Sukani.

Material longsor menjebolkan dinding rumah, beruntung pada saat kejadian pemilik rumah tengah didalam rumah dapat menyelamatkan diri lari keluar. Rabu pagi (11/4/2018) warga dibantu dengan aparat tni membersihkan material longsor, dengan menggunakan cangkul mereka membersihkan material longsor berupa tanah.

Camat Pagerwojo Kusdi menjelaskan, bencana tanah longsor di Kecamatan Pagerwojo terjadi didua desa sebanyak lima titik, tiga titik menimpa rumah warga dan dua titik menimpa akses jalan desa namun tidak menutup seluruh badan jalan.

“Kami menghimbau warga tetap waspa dengan bencana, apali saat hujan turun” jelas Kusdi saat menjunguk korban longsor.

Meski tidak ada korban jiwa, namun bencana tanah longsor ini mengakibatkan kerugian sekitar hingga puluhan juta rupiah. (Danu)