Hendak Dilaporkan, Pansuslih dan Ketua DPRD Tulungagung Mempersilahkan

DINAMIKA POLITIK: Proses pemungutan suara Pilwabub Tulungagung yang dilakukan di gedung DPRD Tulungagung, (18/9) lalu.

Tulungagung, JTVMataraman.com : Ketua DPRD Tulungagung, tidak terlalu memusingkan rencana DPD Partai Nasdem Tulungagung dan mantan Calon Wakil Bupati (Cawabub) Tulungagung, Panhis Yodi Wirawan atas rencana pelaporan dugaan kecurangan Pilwabub Tulungagung ke pihak berwenang.

“Monggolah, itu wilayah mereka. Semua punya hak yang sama, selagi hal itu dilakukan dalam koridor dan prosedur yang ada. Silahkan,” tutur Ketua DPRD Tulungagung, Marsono (25/9).

Disinggung terkait dua somasi yang telah dilayanhkan oleh DPD Partai Nasdem Tulungagung, Marsono mengatakan, terkait somasi diterima atau tidak, itu ada aturanya. Dan nantinya pihaknya masih akan melakukan koordinasi dan konsolidasi membahas somasi tersebut.

“Ya nanti kami akan koodinasi dan konsolidasi dulu. Karena itu nanti masuk dalam wilayah sekretariatan,” katanya.

Sementara itu, Mantan Ketua Panitia Khusus Pemilihan (Pansuslih) Wabub Tulungagung, Suprapto mengungkapkan bahwa tuduhan bahwa proses pemilihan Wabub Tulungagung yang dilakukan dalam paripurna tidak demokratis kuranglah tepat. Pasalnya, didalam peraturan pemilihan, keputusan paripurna adalah keputusan yang tertinggi.

“Yang perlu dipahami adalah proses pemilihan Wabub Tulungagung dalam paripurna itu berbeda dengan pemilihan umum. Seperti yang kemarin, (18/9) keputusan itu didasarkan atas beberapa masukan dari peserta dan telah diputuskan dalam paripurna. Sedangkan kami hanya menjalanlan keputusan paripurna,” ujarnya.

Disinggung mengenai DPD Partai Nasdem Tulungagung dan Panhis akan melaporkan ke pihak berwajib atas dugaan kecurangan dalam proses pemilihan Wabub Tulungagung, pria berkacamata itu mengatakan tidak menjadi masalah dan itu merupakan hak setiap individu. Dia juga menegaskan bahwa Pansuslih sudah berakhir tugasnya sejak ditetapkanya Wabub Tulungagung dalam rapat paripurna beberapa waktu lalu.

“Ya tidak apa-apa, jika itu yang akan mereka lakukan. Tapi kami membantah jika Pansuslih dianggap bekerja tidak demokrasi ataupun dianggap tidak independen,” tegasnya.

Dinamamika politik yang terjadi pascapilwabub, Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo menjelaskan bahwa pihaknya sudah menindaklanjuti hasil dari Pilwabub Tulungagung dalam hal administrasi untuk bisa melanjutkan ke proses selanjutnya.

“Saya pikir, secara adiministrasi kami sudah tindak lanjuti untuk proses selanjutnya,” terangnya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Ketua DPD Partai Nasdem Tulungagung, Ahmad Djadi beserta mantan Calon Wabub Tulungagung, Panhis Yodi Wirawan melalui kuasa hukumnya, Heri Sunoto berencana akan melaporkan Pansuslih Wabub Tulungagung kepada pihak berwenang, (24/9). Pasalnya, pihaknya menilai proses pemilihan Wabub Tulungagung beberapa waktu lalu tidak berjalan secara demokratis dan Pansuslih terkesan tidak independen dalam melaksanakanya. Selain itu, pihaknya juga telah melayangkan dua somasi kepada DPRD Tulungagung, namun hingga kini belum mendapatkan jawaban. (ham)