Hari Ini Korban Dugaan Pelecehan Seksual Guru Ngaji, Mulai Diperiksa Polres Tulungagung

Tulungagung, JTVMataraman.com: Polres Tulungagung akan panggil korban dugaan kasus pelecehan seksual oleh guru ngaji di Kecamatan Boyolangu hari ini, (25/10). Hal ini merupakan tindak lanjut atas laporan dugaan pelecehan seksual terhadap santriwati dibawah umur yang diterima Polres Tulungagung beberapa waktu lalu.

“Sebenarnya kemarin, (24/10) kami akan melakukan pemeriksaan kepada korban. Tetapi dari korban meminta waktu untuk dilakukan pemeriksaan. Hari ini rencananya akan dilakukan pemeriksaan,” tutur Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto.

Jika hari ini korban bisa dilakukan pemeriksaan, maka selanjutnya korban akan dilakukan visum. Setelah itu, akan dilakukan sesuai aturan yang ada.

“Kalau hari ini korban tidak datang, maka kami akan jemput bola, dengan mendatangi korban di rumahnya untuk dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Handono menjelaskan, pihaknya akan memeriksa dari beberapa saksi yang mengetahui kejadian tersebut. Bisa jadi, saksi yang mengetahui kejadian tersebut juga menjadi korban dalam dugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukan guru ngaji.

“Kami belum tau seperti apa kejadian sebenarnya. Tapi, jika saksi ternyata juga menjadi korban, maka juga bisa ditindaklanjuti,” jelasnya.

Disinggung kapan terlapor akan dipanggil ke Mapolres Tulungagung, Handono mengungkapkan bahwa jika semua saksi dan bukti sudah terkumpul maka pihaknya akan memanggil terlapor.

“Secepatnya akan kami panggil terlapor,” tegasnya.

Terkait dengan inisiatif yang dilakukan oleh pemdes dan tokoh desa untuk menciptakan kondusifitas di masyarakat, Handono mengungkapkan bahwa hal itu tidak akan menghentikan proses hukum yang saat ini berjalan.

“Penegakan hukum tetap berjalan dan masyarakat bisa kondusif,” pungkasnya. (ham)