Harga Ayam Tembus Rp 50 Ribu per Kg, Peternak di Tulungagung Keluhkan Harga Pakan

Tulungagung – Meskipun harga daging ayam disaran saat ini tinggi hingga mencapai Rp. 50 ribu dipasaran, Peternak ayam pedaging di Tulungagung mengaku usaha ternak ayam buras yang mereka tekuni saat ini dalam masa sulit karena tingginya biaya pakan dan perawatan selama satu periode masa ternak.

“Walaupun harga ayam saat ini tinggi, tapi biaya produksinya kini juga berlipat dua kali. Dan lebih rumit perawatan, karena ternak lebih rentan terhadap penyakit,” kata Rudi Anshori, peternak ayam pedaging di Pakel, Kecamatan Ngantru.

Jika disuruh memilih, peternak mengaku lebih suka saat harga ayam potong atau ayam pedaging masih di kisaran Rp13 ribu hingga Rp15 ribu per kilogram, dimana pakan saat itu masih menggunakan antibiotik growth promoters (AGP).

Setelah pelarangan AGP harga ayam pedaging di tingkat peternak naik hingga kisaran Rp23 ribu per kilogram, namun hal itu juga diikuti pembengkakan biaya perawatan hingga dua kali lipat bahkan lebih.

Belum lagi rasio kematian rata-rata mencapai 20 persen akibat unggas (ayam buras) menjadi lebih rentan terserang penyakit.

“Rasanya lebih enak dulu (waktu masih pakai AGP). Meski murah, perawatan lebih mudah, ayam lebih gemuk dan tidak mudah kena penyakit. Ibaratnya (perawatan) sambil ditinggal tidur pun, bisa panen. Sekarang tidak bisa,” katanya. (Danu)

Tinggalkan Balasan