Empat Kurir Sabu dan Pilkoplo Jaringan Antar Kota Ditangkap BNN Tulungagung

Kepala BNN Kabupaten Tulungagung Menunjukan barang bukti sabu-sabu. Foto : Danu

Tulungagung – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tulungagung berhasil  menangkap empat pengedar narkotika dan obat terlarang jenis sabu dan pil koplo.(06/4/2018).

Ke empat pengedar tersebut adalah M-B dan A-F keduanya warga Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar, serta D-K dan A-W warga Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung.

Keempat pengedar tersebut merupakan satu jaringan yang sering beroperasi di wilayah Tulungagung. Dari tangan mereka petugas mengamankan barang bukti berupa sabu seberat tiga ratus sembilan puluh gram, serta dua puluh ribu butir pil koplo.

AKBP Djoko Purnomo kepala BNN Kabupaten Tulungagung menjelaskn, hasil penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat, terkait peredaran narkoba. “Petugas kemudian melakukan penyelidikan hingga tiga bulan, dan menemukan adanya sindikat ini” jelasnya.

Keempat pengedar ini ditangkap di beberapa lokasi, salah satu pelaku merupakan residivis kasus yang sama dan baru bebas dari lapas madiun.

“Sampai saat ini petugas masih melakukan penyidikan, untuk mengungkap dari mana mereka memperoleh narkoba ini” tambah Djoko.

Petugas juga masih menyidiki adanya dugaan sindikat pengedar ini beroperasi di wilayah lain. Dari hasil pemeriksaan sementara, mayoritas pembeli pil koplo merupakan pelajar, sedangan pembeli sabu berasal dari kalangan menengah ke atas.

“Atas perbuatannya mereka dijerat pasal 114 dan 112 Undang Undang Narkotika dengan ancaman hukuman mati. Serta pasal197 sub pasal 196 UU RI no 36 th 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun kurungan penjara” pungkasnya. (Danu)