Divonis Dokter Gangguan Jiwa, Proses Hukum Pembunuh Bangoan Tetap Berlanjut

Tulungagung – Hasil tes kejiwaan yang dilakukan oleh psikiater di RS Bhayangkara Tulungagung, terhadap Matal (50) warga Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, tersangka kasus pembunuhan pasangan suami istri Barno (75) dan Musini (65), dipastikan mengidap gangguan jiwa berat.

Kasatrekrim Polres Tulungagung, AKP Mustijat Priyambodo menuturkan untuk memastikan dugaan gangguan kejiwaan yang dialami oleh tersangka, polisi sudah melakukan tes kejiwaan, hasilnya tersangka mengalami gangguan jiwa berat.

“Surat keterangan sudah keluar dari dokter, hasilnya tersangka mengalami gangguan jiwa berat,” jelasnya.

Lanjut Mustijat Priyambodo, hal ini juga diperkuat oleh keterangan salah seorang saksi dari pihak keluarga, yang menyebutkan tersangka menunjukkan gelagat aneh sejak tiga bulan lalu.

“Dari keterangan keluarga tersangka sejak tiga bulan yang lalu sudah mengalami gangguan jiwa,” imbuhnya.

Meskipun dinyatakan mengalami gangguan jiwa, namun proses hukum tetap berlanjut. Penyidikan akan terus dilakukan sedangkan tersangka akan dibantarkan ke Rumah Sakit Jiwa di Lawang untuk mendapatkan pengobatan.

Sebelumnya Matal ditangkap oleh Polisi usai membunuh korbannya dengan sadis. Proses penangkapan berlangsung dramatis. Polisi bahkan menembak tangan tersangka karena membawa parang dan dianggap berbahaya bagi petugas. (Danu)

Tinggalkan Balasan