Di Tulungagung Puluhan Ribu Bidang Tanah Tak Dapat PTSL Tahun Ini

BELUM CAPAI TARGET: Tampak seorang petugas sedang merapikan tumpukan berkas PTSL di Kantor BPN Tulungagung.

Tulungagung, JTVMataraman.com: Capaian Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Tulungagung masih jauh dari target tahun ini. Hal ini disebabkan karena hampir lima bulan program PTSLterhenti akibat pandemi Covid-19.

Kepala BPN Tulungagung, Tulus Susilo mengatakan, pada 2021 target PTSL 53.750 bidang. Dari target tersebut hingga Oktober 2021 ternyata masih 45,9 persen bidang tanah yang telah mendapatkan sertifikat lengkap (K1). Capain itu tersebar di 40 desa yang disebut sebagai desa lengkap.

“Harapan kami bisa mencapai 50 persen. Karena 21 Oktober 2021 pendaftaran akan kami tutup,” tuturnya.

Tulus -sapaan akrabnya menjelaskan, sedangkan luasan bidang tanah yang belum tersertiifkasi dimasukan dalam K31 atau bidang tanah yang sudah diukur.

“Kemungkinanya, bidang tanah yang belum tersertifikasi akan kami ajukan kembali pada tahun depan, dengan catatan pihak desa harus proaktif,” jelasnya.

Dia melanjutkan, jika tahun depan Tulungagung mendapatkan kuota 50 ribu bidang tanah dalam program PTSL, nantinya untuk bidang tanah yang belum tersertifikasi pada tahun ini akan ditambahkan pada target tahun depan.

“Jadi bidang tanah K31 akan kami usulkan di tahun depan, jika desa proaktif,” tambahnya.

Capaian PTSL yang masih 45,9 persen pada tahun ini disebabkan oleh beberapa hal. Pertama, karena dampak pandemi Covid-19. Kedua, minimnya kesadaran masyarakat untuk mengurus PTSL.

“Dua bulan di awal tahun ini, kami sudah mulai menjalankan program. Namun selama lima bulan setelahnya program PTSL berhenti, karena adanya pembatasan dalam pengumpulan masa. Dan mulai berjalan lagi pada September dan Oktober 2021,” paparnya.

Tulus juga menerangkan, bahwa dari seluruh desa di Tulungagung, masih 30 persen desa yang sudah mengurus PTSL. Dan masih banyak desa yang belum terjangkau.

“Ya sekitar 80 desa yang masih kami jangkau,” pungkasnya. (ham)