Depresi Akibat Tekanan Pekerjaan, Yohanes Gantung Diri di Gereja

TulungagungYohanes Widodo (40 th) warga Desa Tapan Kecamatan Kedungwaru, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di Gereja Jawi Wetan di Desa Ngantru, Kecamatan Ngantru.

Korban pertama kali ditemukan oleh Yuni Lestari, istri korban bersama keponakan, yan curiga lantaran korban tidak masuk kerja, saat dicari ke geraja istri korban menemukan sepeda motor korban terpakir, saat dicari korban gantung diri di dapur gereja.

“Betul telah terjadi peristiwa gantung diri di Gereja Jawi Wetan yang berada di Desa Ngantru, atau depan Polsek Ngantru,” ujar Kapolsek Ngantru, AKP Maga Fidri Isdiawan siang tadi, Kamis (19/4).

Menurut istri korban, korban sedang menghadapi masalah lantaran mendapat teguran dari atasanya masalah pekerjaanya. Sebelumnya Yohanes sudah sering mencoba untuk mengakhiri hidupnya lantaran tertekan oleh masalah yang dihadapinya. Akhir akhir ini Yohanes pernah mencoba bunuhdiri dengan minum obat sakit kepala dengan dicampur minuman bersoda, Yohanes juga pernah mencoba menabrakan diri ke Kereta Api di desa Tanon Kecamatan Kedungwaru dan mencoba mengakiri hidup di Lembu Peteng. Namun ke 3 usahanya gagal, dan terkahir korban ditemukan menggantung di dapur gereja

“Dari keterangan istri korban, sudah beberapa kali korban mencoba mengakhiri hidupnya,” tambah Maga.

Mayat korban dibawa ke RSUD Dr. Iskak Tulungagung untuk dilakukan visum. (Danu)

Tinggalkan Balasan