Daerah Operasi VII Madiun Siagakan 1.979 Personil Pada Angkutan Lebaran 2018

Madiun – Hari raya idul fitri di tahun 2018 ini, akan jatuh pada 15-16 Juni 2018. Menjelang hari H, PT. KAI DAOP 7 Madiun mulai menyiagakan hampir 2.000 personil gabungan. Mereka akan ditempatkan pada titik-titik pengamanan di wilayah PT. KAI DAOP 7 Madiun.

Guna mengawali posko dan cek kesiapan masa angkutan lebaran 2018,  PT KAI DAOP 7 Madiun melaksanakan gelar pasukan, dengan menyiagakan 1.979 personel gabungan selama masa angkutan lebaran 2018.

Tidak hanya pekerja DAOP 7, PT KAI juga melibatkan Petugas Penilik Jalan (PPJ) ekstra, penjaga perlintasan ekstra di 25 titik, penjaga daerah rawan dan jembatan rawan di 17 titik, PMI, railfans serta TNI, Polri.

Kepala PT KAI DAOP 7 Madiun, Sulthon Hassanudin, mengatakan, titik berat pelaksanaan angkutan lebaran tahun ini terletak pada faktor keselamatan, keamanan dan kelancaran perjalanan kereta api.

“Kita telah siap melayani penumpang dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki mulai sarana, prasarana dan SDM untuk mendukung pelaksanaan angkutan lebaran 2018,” ujar Sulthon Hassanudin.

Dalam angkutan lebaran 2018, jumlah perjalanan KA yang melintas di wilayah daop 7 madiun sebanayak 54 KA. Pihaknya juga mendirikan posko kesehatan di 6 stasiun yakni stasiun besar Madiun, Nganjuk, Kertosono, Jombang, Kediri,Tulungagung dan Blitar.

Tiap posko melibatkan dokter KAI, paramedik serta tenaga bantuan PMI. PT KAI menetapkan, masa angkutan lebaran berlangsung mulai tanggal 5-26 Juni 2018.

Tinggalkan Balasan