Berstatus Tersangka Cabub Dugaan Suap, Tidak Pengaruhi Pilkada Tulungagung

Tulungagung – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung memastikan penetapan tersangka calon Bupati petahana Syahri Mulyo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak mempengaruhi proses Pemilihan Kepala daerah tahun 2018 ini.

Sesuai dengan aturan yang berlaku, penetapan tersangka tidak bisa menggagalkan pencalonan kepala daerah yang telah telah ditetapkan sebagai pasangan calon. Bahkan calon Bupati nomor urut 2 tersebut dianggap masih sah sebagai calon kepala daerah.

Suprihno Ketua KPU Tulungagung mengatakan, sebelum kasus itu incrach atau memiliki keputusan hukum tetap, maka tidak bisa membatalkan pencalonan sehingga untuk saat ini proses Pilkada masih berjalan seperti biasa, sesuai dengan tahapan yang ditetapkan.

“Sesuai dengan PKPU 15 tahun 2017, bahwa calon Bupati itu bisa dibatalkan apabila terkena pidana dengan ancaman 15 tahun penjara,” jelasnya.

Prihno menambahkan, saat ini logistik utama Pilkada Tulungagung berupa surat suara juga telah dicetak dan sudah dilakukan proses sortir serta pelipatan, sehingga bisa siap digunakan untuk proses pencoblosan 27 Juni mendatang. (Danu)

Tinggalkan Balasan