BPJS Batasi Pembiayaan Pasien Rehabilitasi Medik, RS Iskak Akan Layani Pasien Pengguna BPJS Seperti Pasien Umumnya

Tulungagung – Aturan baru yang dikeluarkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, terkait pembatasan pembiayaan pasien rehabilitasi medik, mendapat tanggapan dari Rumah Sakit Umum Daerah dr Iskak Tulungagung.

Pihak rumah sakit menilai, pembatasan ini akan berdampak pada lamanya proses penyembuhan pasien. Hal ini dikarenakan kebutuhan setiap pasien yang berbeda dan asesment dilakukan setelah terapi beralngsung.

“Proses penyembuhan di instalasi tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama.” kata Bambang Suhadi, Kepala Instalasi Rehabilitasi Medik dr Iskak Tulungagung.

Dalam peraturan yang mulai berlaku pada 21 Juli lalu, BPJS membatasi setiap pasien hanya ditanggung pembiayannya selama 2 kali dalam 1 minggu, atau delapan kali dalam satu bulan.

Lanjut Bambang Suhadi, apabila melebihi batas tersebut, pasien diharuskan membayar sendiri biayanya sebesar 80 %, untuk setiap pasien di instalasi rehabilitasi medik dr Iskak pengguna kartu BPJS.

“Pembatasan pembiayaan yang dilakukan oleh BPJS ini dikhawatirkan, akan semakin memperlama proses penyembuhan pasien,” ujar Bambang Suhadi.

Meskipun terdapat pembatasan, namun pihak rumah sakit dr. Iskak Tulungagung menegaskan akan tetap melayani pasien pengguna kartu BPJS. Mereka akan mendapatkan pelayanan seperti pasien umum lainnya. (Danu)

 

Tinggalkan Balasan