Anggota Polres Blitar Selamatkan Kelahiran Bayi Di Tepi Hutan

Blitar – Tindakan anggota Polres Blitar Bripka Gaguk Sugiarto dan Bripka Tri Suryoko patut diapresiasi. Dua anggota polisi ini telah berhasil menyelamatkan seorang ibu yang tengah melahirkan di tepi kawasan hutan Ludoyo Sutojayan Kabupaten Blitar, yang jauh dari kawasan pemukiman warga, Minggu dini hari ( 01/4/201) pukul .01.30 Wib.

Peristiwa tersebut bermula saat kedua anggota Polisi Sektor Ludoyo Timur ini menerima laporan dari warga ada seorang ibu yang tengah meraung kesakitan di tepi hutan, kedua anggota polisi ini langsung bergerak cepat mendatangi lokasi di Hutan Kembangan Kelurahan kembangarum Kecamatan Sutojayan.

Sesampainya di TKP kedua anggota polisi melihat ada seorang ibu yang mengerang kesakitan di pinggir jalan ,setelah didekati ternyata didapati seorang ibu yang tengah berjuang melahirkan bayi yang di kandungnya.

Polisi ini langsung menghubungi pihak puskesmas setempat, karena sekian lama menunggu dan tidak kunjung datang, akhirnya kedua anggota polisi ini langsung tanpa ragu ragu mengambil tindakan membantu persalinanya di atas lincak (tempat duduk dari bambu) milik warga warung kopi tepi hutan.

Setelah beberapa saat akhirnya Bayi yang di kandungnya berjenis kelamin laki laki tersebut berhasil di selamatkan termasuk ibu kandungnya. “Kami melakukan pertolongan seadanya karena tengah malam jauh dari pemukiman dan puskesnas, Alhamdulillah bayi dan ibunya selamat dan selanjutnya kami bawa ke puskesmas untuk dilakukan perawatan lebih lanjut”. Tutur Bripka Gaguk Sugianto, anggota Babinkamtibmas Polsek Lotim kepada reporter JTV mataraman.

Untuk mengantisipasi terjadi sesuatu Karena keadaan ibu dan bayi dilahirkan tersebut lemas dan dalam keadaan agak biru sekujur tubuhnya , polisi langsung membawanya ke puskesnas Sutojayan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Saat ini kondisi ibu dan bayi setelah di rawat pihak puskesmas , berangsur angsur membaik, sumber di kepolisian menyebutkan nama ibu bayi tersebit SR ( 35 th). Warga Tumpang Kecamatan Talun Kabupaten Blitar dan dugaan sementara ibu bayi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan polisi masih masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif peristiwa tersebut terjadi. (Moch.Asrofi)

Tinggalkan Balasan