43 Anak SMP di Tulungagung Ikuti Rahabilitasi Karena Kecanduan Narkoba

Kepala BNNK Tulungagung, AKBP Djoko Purnomo

Tulungagung – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tulungagung selam tahun 2018 telah melakukan rehabilitasi 43 anak-anak yang berstatus pelajar masih duduk dibangku SMP di Tulungagung mengalami ketergantungan terhadap obat – obatan terlarang.

“Saat ini ada 43 anak yang ikut rehabilitasi di BNN Tulungagung, semuanya yang melakukan rehabiitasi mengalami ketergantungan obet obtan terlarang jenis Pil Koplo atau doble L,” jelas Kepala BNNK Tulungagung, AKBP Djoko Purnomo.

Tmabah Djoko, rehabilitasi ini dilakukan untuk menghilangkan kecanduan sesorang dari pengaruh narkoba. Proses konseling dilakukan setidaknya selama dua bulan berturut – turut dengan terapi sekali hingga dua kali dalam sepekan. Sedangkan metode rehabilitasi sendiri dilakukan dengan metode konseling. Mayoritas pelajar yang direhabilitasi adalah mereka yang tingkat kecanduannya masih sebatas coba – coba.

“Yaa jika dirasa sudah akut, pengguna tersebut akan kami rujuk di panti rehabilitas narkoba. Salah satunya di rumah sakit jiwa porong, Lawang Malang,” tambahnya.

Meskipun telah dilakukan pemberantasan secara maksimal, Dari pantauan BNN Kabupaten Tulungagung, saat ini peredaran narkoba berbagai jenis di wilayah Tulungagung masih marak. Hal tersebut terbukti banyaknya warga tulungagung yang mengikuti rehabilitasi Di Kantor BNN Tulungagung. (Danu)

Tinggalkan Balasan