16 Siswa SMA/SMK Tulungagung Tidak Lulus Ujia Tahun 2018

Tulungagung – Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung menyatakan 16 siswa tingkat SMK tidak lulus pada tahun ajaran 2017/2018. Namun, itu bukan karena nilai jelek, melainkan sudah drop out atau mengundurkan diri. Sedangkan siswa lainnya yang telah mengikuti ujian, dinyatakan lulus 100 persen. Itu berlaku untuk SMA dan SMK.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) baik SMK maupun SMA, ujian nasional tahun ini yang menggunakan sistem online, berjalan dengan lancar. Dan melihat hasilnya cukup membanggakan. “Semua siswa peserta UNBK SMA negeri dan swasta, dinyatakan lulus 100 persen. Yakni sebanyak 3.391 siswa,” ungkap Ketua MKKS SMA Harim Sudjatmiko.
Menurut Harim, penentuan kelulusan tidak hanya ditentukan dari hasil Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Ada beberapa komponen sebagai penentu kelulusan di tingkat SMA. Beberapa di antaranya menyelesaikan proses pembelajaran semester satu sampai enam, sikap minimal Baik (B), dan mengikuti ujian nasional. Selain itu, ditambah 40 persen nilai USBN, dan 60 persen nilai rata-rata raport semester satu hingga lima diatas atau sama dengan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sekolah.
Sedangkan untuk kelulusan SMK, ternyata ada 16 siswa yang dinyatakan tidak lulus. Bukan karena nilai jelek, melainkan memang sudah mengundurkan diri ataupun tidak mengikuti ujian nasional. “Jumlah peserta UNBK tingkat SMK terdata nominative 6.279 siswa. Jumlah peserta dinyatakan lulus satuan pendidikan sebanyak 6.263 siswa,” jelas Sekretaris MKKS SMK Rofiq Suyudi.
Rofiq yang juga menjabat sebagai Kepala SMKN 1 Boyolangu itu menuturkan, komponen penentu kelulusan juga sama. Yakni siswa harus menyelesaikan seluruh program pembelajaran, nilai sikap atau perilaku minimal baik, dan lulus ujian satuan atau program pendidikan. “Intinya, semua siswa bisa lulus 100 persen, kecuali yang memang mengundurkan diri,” jelas Rofiq.
Dikonfirmasi secara terpisah Kasi SMA dan SMK Dinas Provinsi Jawa Timur untuk Wilayah Tulungagung, Subagyo menyatakan, pengumuman kelulusan tingkat SMA/SMK memang dilakukan Kamis (3/5). Pihak sekolah masing-masing sudah menerima pengumuman nilai anak didiknya. “Semua lulus, dan komponen kelulusan bukan hanya ujian nasional,” pungkasnya. (Danu)

Tinggalkan Balasan