12 SMP Negeri di Tulungagung Kekurangan Murid

Tulungagung – Memasuki tahun ajaran baru tahun 2018, dua belas sekolah menengah pertama(SMP) Negeri di Kabupaten Tulungagung kekurangan murid. Sampai dengan jadwal pendaftaran di tutup, jumlah pendaftar di sekolah tersebut belum mencapai pagu.

“Tidak tercapainya pagu di masa pendaftaran tahun ajaran baru tahun 2018, terjadi hampir  merata di belasan SMP Negeri di tulungagung,” jelas Maryono ketua PPDB SMP N 5 Tulungagung.

Lanjut Maryono, sampai dengan masa pendaftaran berakhir tanggal 7 juli lalu jumlah calon siswa yang mendaftar dua belas sekolah yang mayoritas berada di pinggiran tersebut belum memenuhi pagu.

“Dari dua belas sekolah yang belum memenuhi pagu salah satunya SMP Negeri 5 Tulungagung, dimana dari pagu 320 bangku yang terbagi menjadi 10 rombongan belajar hanya terpenuhi sebanyak 207 pendaftar,” tambahnya.

Kondisi kekurangan murid di SMP N 5 Tulungagung terjadi baru tahun ini, di tahun tahun sebelumnya pagu di sekolah tersebut selalu terpenuhi. Untuk mengatasi persoalan tersebut, sesuai dengan kebijakan dinas pendidikan setempat pihak sekolah memperpanjang masa pendaftaran.

“Sampai dengan tanggal 14 juli mendatang akan menerima apabila ada pendaftar calon siswa limpahan dari sekolah lain,” jelasnya.

Tidak terpenuhinya pagu ini akan berdampak pada sertafikasi para guru. Dengan berkurangnya rombongan belajar, secara otomatis akan berpengaruh terhadap jam kerja guru, dimana dalam syarat sertifikasi/ seorang guru harus mengajar 24 jam per minggu. (Danu)

Tinggalkan Balasan