Wartawan Boikot, Debat Pilkada Nganjuk Nyaris Ricuh

Wartawan Nganjuk Boikot Debat Pilkada Nganjuk Putaran Ke Dua. Foto : Syarwani

Nganjuk – Protes keras hingga nyaris ricuh itu terjadi saat berlangsungnya acara debat Pilkada Calon Buapti Dan Wakil Buapti Nganjuk yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nganjuk, yang pelaksana pihak ketiga dari event organizer.

Suasana yang tidak kondusif itu terjadi akibat petugas dari eo melarang wartawan masuk kedalam ruang acara debat, serta pihak moderator melarang sejumlah wartawan melakukan peliputan.

Sejumlah wartawan yang hadir, sontak protes bahkan seorang komisioner KPUD Nganjuk menjadi sasaran kekesalan awak media dengan di hujani protes.

“Karena belum ada titik temu, awak media memilih untuk memboikot acara Debat Publik Pilkada tersebut dengan tidak memberitakan proses acara debat,” jelas Iwan wartawan online lensa mata .com.

Sementara menurut ketua KPUD Nganjuk Agus Rahman Hakim upaya melarang media untuk melakukan peliputan itu di lakukan oleh moderator atas perintah dari pihak eo. sedangkan pihak KPU tidak melarang peliputan.

“Tidak ada koordinasi dengan pihak KPU, dan terjadinya miss komunikasi antara KPU dengan EO dan awak media”, tandas Agus Rahman Hakim ketua KPU Nganjuk.

KPU langsung menegur pihak EO, hingga ahirnya pihak EO membolehkan media meliput seteah satu jam kemudian dari awal acara dimulai.

Para awak media akan melaporkan penyelenggara pelaksana kegiatan debat pilkada dari CV. Insan Mandiri ke Polisian dan dewan pers, karena menghalang halanggi kerja media. (Syarwani)