Warga Tulungagung Terduga Gabung Isis, Kapolres Tulungagung : Masyarakat Tidak Usah Panik Ataupun Resah

Tulungagung – Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar, mengkonfirmasi akurasi informasi Seorang mahasiswi IAIN Tulungagung, telah dideportasi dari negara Suriah menggunakan pesawat Turkish Airlines TK-056, kembali ke Indonesia bersama tujuh WNI lain dari berbagai daerah karena diduga terlibat jaringan internasional ISIS/FTF.

“Iya memang betul. Tadi kami sudah cek ke satuan atas. Dan saat ini yang bersangkutan posisi masih di Jakarta dan masih diminati keterangan oleh tim Densus 88 Anti-teror,” kata Kapolres tofik Sukendar di Tulungagung.

Data yang beredar, mahasiswi dimaksud bernama Irma Novianingsih (24). Irma ini merupakan bungsu dia bersaudara dari pasangan Riyadi (47) dan Mujiatin (50), warga Desa Dukuh, Kecamatan Gondang.

“Sudah barang tentu kami dari satuan wilayah akan memonitor terus dan bekerjasama dengan satuan atas agar bisa terus mengawasi, memantau dan menginformasikan kepada masyarakat bahwa situasi terkait adanya warga Tulungagung yang dideportasi, masih dalam kondisi terkendali,” jelasnya.

Polisi mengimbau masyarakat tidak panik ataupun resah. Namun jika mengetahui ada orang/sesuatu yang dianggap mencurigakan untuk melaporkan.

“Jangan bertindak sendiri. Tetap berkoordinasi, percayakan keamanan kepada kami,” Pungkasnya. (Danu)