Warga Luruk Dinas Terkait Fasum MCK

Sukartono pengelolah MCK Nganjuk setelah mendatangi dinas : Foto Syawani

Nganjuk – Delapan orang perwakilan dari pengelolah MCK di Kabupaten Nganjuk, meluruk kantor Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Nganjuk. mereka Menolak bila penghasilannya sebagai penjaga MCK di ambil alih oleh pemerintah.

Selama ini, para pengelolah MCK di berbagai tempat di Nganjuk, melakukan kerjasama kontrak dengan pemerintah nganjuk, dengan biaya setoran bervairasi.

Kami harus menyetor ke pemerintah sebesar 300 ribu rupiah perbulan, sementara keuntungan dia adalh kelebihan dari 300 ribu itu perbulannya, ujar sukartono pengelolah MCK.

Namun Bila Pemerintah Akan Mengambil Alih Pengelolan, pihaknya kebertan karena tidak memiliki pekerjaan lainnya, untuk mencukupi kebutuhan hidup dan biaya anak istri.

“bila pemerintah tetap ngotot, kami meminta kompensasi pekerjaan lain”, tambahnya.

Muhamd Arif pegawai Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Nganjuk, mengaku ada sebanyak 100 lebih MCK yang di sewa kelolakan ke masyrakat dengan kontrak yang jelas. “Sesuai kontrak per tahun lalu, sudah seharusnya di serahkan ke pemerintah” jelasnya.

Namun pemerintah masih memberikan kompensasi. dan tetap melakukan koordinasi dengan pihak warga pengelolah Mck.

Rencanaya Dinas akan melakukan kordinasi kembali dengan para pengelolah MCK agar keputusan yang tidak merugikan warga dan pemerintah. (Syarwani)