Warga Kediri Laporkan Dugaan Korupsi Rehab Balai Desa

Kabupaten Kediri – Imam Suhudi warga Dusun Krajan Kidul Desa Wonojoyo Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri melaporkan adanya dugaan tindak pidana korupsi dana desa  yang dilakukan oleh kepala desa ke Kejaksaan Negeri setempat. Laporan ini ia buat berdasarkan informasi adanya perangkat desa yang meminta nota kosong dengan bubuhan tanda tangan dan stempel salah satu toko bangunan di Krajan Lor desa setempat.

Nota kosong itu kemudian diduga diisi dengan tidak sesuai kenyataan pembelian sebagai laporan pembelanjaan bangunan tahun anggaran 2016/2017. Padahal menurut Mantan Kepala Dusun Krajan Kidul ini tak ada penjualan atau pembelian dari panitia pembangunan desa dari toko tersebut. “Pemilik toko cerita pernah dimintai kwitansi kosong utusan dari desa dengan alasan beli bendrat 1 kg minta kwitansi kosong, dan datang lagi dua kali.” kata Imam.

Laporan Imam diterima oleh Anang Yustusia Kasubsi Penerangan Hukum Bidang Intelejen Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri di pos pelayanan hukum.  Laporan tersebut nantinya akan diteruskan ke sekretariat  dan ditindak lanjuti .  “Seterusnya kita akan menunggu petunjuk dari pimpinan.” ujar Anang.

Dugaan tindak pidana korupsi tersebut ada pada proyek rehab gedung balai desa Wonojoyo yang didanai oleh ADD tahun 2016/2017. Dana pembangunan diperkirakan mencapai 1,5 milyar rupiah  yang saat ini telah mencapai tahap akhir pengecatan. (Rofi)

Tinggalkan Balasan