Warga Bangladesh Ditahan Imigrasi Kediri Terkait Izin Tinggal

Kediri – Seorang warga negara asing (WNA) asal Bangladesh, bernama Miah Helal, terkait dengan izin tinggal yang ternyata sudah melebihi ketentuan. Diamankan oleh Kantor Imigrasi Kelas III Kediri.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Kediri Rakha Sukma Purnama menjelaskan , WNA tersebut di tangkap oleh tim pemantau orang asing, kepolisian dan pihak terkait lainnya. Petugas awalnya mendatangi yang bersangkutan dan meminta informasi kelengkapan suratnya, namun didapati yang bersangkutan ternyata sudah melebih izin tinggal.

“Yang bersangkutan masuk Indonesia pada 25 April 2018 dan seharusnya keluar dari Indonesia 24 Mei 2018, sehingga yang bersangkutan sudah ‘overstay’ selama 75 hari,” kata Rakha Sukma Purnama.

Selama ini WNA tersebut tinggal bersama keluarga di Desa Peh Wetan, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. Ia menikah dengan seorang warga negara Indonesia saat bertemu di Malaysia. Kini, Miah dan istrinya sudah dikaruniai anak.

Untuk saat ini, kantor imigrasi juga sudah memroses berkas yang bersangkutan. Ia terancam akan dideportasi dari Indonesia, karena izin tinggal yang telah melebihi ketentuan.

Sesuai dengan aturan, untuk izin tinggal bagi WNI di Indonesia hanya 30 hari yang merupakan ketentuan dari pemerintah. Ia telah melanggar Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Tinggalkan Balasan