Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga

Nganjuk – Berbagai macam cara bisa di lakukan guna tidak menghilangkan tradisi dengan berbagi uang lebaran kepada anak anak. Di Nganjuk seorang kepala desa membagikan uang lebaran dengan cara yang unik.

Seperti di rumah Lusi Wahyu Wigati, seorang Kades di Desa Kwagean Kecamatan Loceret Nganjuk. Sekitar 90 anak anak tak sabar menunggu untuk berebut uang lebaran, langsung berlarian menuju lokasi.

Lusi Wahyu Wigati terpaksa harus mengatur baris anak anak agar tidak berdesakan dan berebut uang. Serat tetap mematuhi pisical distanching. Usai uang pecahan Rp 5 ribu diletakkan di pagar rumah Lusi.

Maka tidak butuh waktu lama, anak anakpun langsung cepat mengambilnya. Hanya 15 menit, sebanyak 100 paket berisi uang lebaran dan roti kemasan itu habis. Sejumlah anak anak mengaku senang dan terhibur dengan adanya pembagian uang lebaran tersebut.

Sementara menurut Lusi Wahyu Wigati, Kades Kwagean, cara seperti ini dilakukan hanya untuk menyenangkan anak anak pada masa pandei covid 19. Biasanya ia bisa langsung menerima anak anak di rumahnya dan memberikan uang lebaran. “Namun karena kondisi pandemi, terpaksa harus mencari cara untuk tetap bisa berbagi, tanpa harus unjung-unjung,” jelasnya.

Pembagian uang lebaran itu ia lakukan usai sholat idul fitri dan berlangsung hingga malam hari. Pada esok harinya, lusi masih akan menaruh uang lebaran dan roti di pagar rumahnya dengan harapan diambil bebas anak anak desa lain. (sar/p7)

Tinggalkan Balasan